Tugaskaryawan.com – Perusahaan secara sederhana bisa didefinisikan sebagai suatu organisasi yang terdiri dari orang-orang yang saling bekerja sama untuk mengejar satu tujuan. Dari definisi tersebut, tampak jelas bahwa yang menjadi pilar dari sebuah perusahaan adalah karyawan.
Seorang karyawan kini tidak lagi bisa dianggap sebatas sumber daya saja. Karyawan kini mulai dianggap sebagai aset bagi perusahaan. Sehingga, layaknya sebuah aset, karyawan harus dikelola dengan baik.
Paradigma dalam pengelolaan karyawan juga harus dirubah. Karyawan tidak lagi bisa dianggap sebagai inferior, melainkan sebagai mitra bisnis kamu.
Karyawan yang tidak bahagia pada akhirnya akan kehilangan motivasi untuk bekerja. Apabila seorang karyawan sudah kehilangan motivasi, maka produktivitasnya akan mengalami penurunan. Tentu ini akan berdampak pada bisnis kamu. Maka dari itu, dua poin tersebut harus diperhatikan setiap perusahaan.
Jangan pernah menyepelekan kebahagiaan dan motivasi kerja karena keduanya menjadi faktor yang akan menentukan loyalitas karyawan. Apabila pegawai kamu memilih untuk mundur, maka perusahaan kamu harus mengeluarkan waktu dan biaya yang tidak sedikit untuk melakukan rekrutmen dan pelatihan karyawan baru. Selain menghabiskan biaya, jalannya perusahaan kamu juga akan ikutan terganggu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, yuk simak ulasan di bawah ini sampai dengan selesai.
Tips Membuat Karyawan Bahagia dan Nyaman di Kantor
Berikut adalah beberapa tips membuat karyawan bahagia dan nyaman di kantor:
1. Mempunyai Visi dan Misi yang Searah
Ini menjadi tips pertama yang membuat karyawan bahagia di kantor. Karyawan merupakan eksekutor dari visi dan misi perusahaan. Agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik, tentu saja ia harus benar-benar memahami visi dan misi dari bisnis yang kamu miliki.
Namun, memahaminya saja belum cukup. Pegawai yang kamu miliki sebaiknya sejalan dengan visi dan misi perusahaan.
Perusahaan adalah sebuah organisasi. Idealnya, setiap anggotanya harus mempunyai visi dan misi yang sama agar bisa berjalan bersama.
Dengan demikian, setiap pekerjaan yang karyawan kamu lakukan, itu bukan hanya untuk kepentingan perusahaan saja. Ada rasa kepuasan yang didapatkan karena berhasil mewujudkan visi dan misi pribadinya. Jadi, sebaiknya setiap perusahaan wajib mempunyai visi misi yang jelas dan mampu mengkomunikasikannya dengan setiap karyawan.
Dalam mengkomunikasikan visi dan misi perusahaan, kamu harus memulainya sebelum tahap rekrutmen. Kamu bisa mencantumkan visi dan misi di website atau company profile perusahaan. Sehingga, pelamar yang mendaftarkan diri sudah paham benar akan visi dan misi bahkan sebelum kamu jelaskan.
Kamu juga bisa mengkomunikasikan visi dan misi perusahaan ketika proses wawancara. Kamu bisa menanyakan bagaimana sikap dan pemahaman pelamar terhadap visi dan misi perusahan.
Dari jawabannya, kamu sudah mengetahui apakah ia sejalan dengan visi dan misi perusahaanmu atau tidak. Dari cara sederhana itu, kamu sudah mengurangi resiko benturan visi dan misi di masa mendatang.
2. Membuka Komunikasi yang Baik dengan Karyawan
Manusia sebagai makhluk sosial tentu mempunyai kebutuhan untuk bersosialisasi dan berkomunikasi. Kamu sebagai teman juga harus memperhatikan kebutuhan tersebut. Komunikasinya juga tidak perlu yang terlalu rumit. Cukup buka kesempatan untuk berdialog dengan karyawan-karyawanmu dan sambut segala apresiasi yang mereka sampaikan. Meski terkesan sederhana, tapi salah satu penyebab utama seorang karyawan mundur adalah adanya hubungan tidak baik dengan kepemimpinannya.
Tentu hal ini bisa diminimalisir apabila kamu sebagai pemilik bisnis mau mendengarkan pendapat atau aspirasi dari karyawanmu. Dengan komunikasi yang terbuka dan luwes seperti ini, karyawan merasa lebih dihargai. Perasaan dihargai ini sudah terbukti bisa meningkatkan kebahagiaan dan motivasi kerja mereka. Dengan begitu, rasanya membuat karyawan bahagia di kantor bukan hal yang sulit.
3. Mengapresiasi Keberhasilan Mereka
Baik itu berupa pujian, ucapan selamat atau pesta kecil, segala bentuk apresiasi karyawan menjadi cara efektif untuk meningkatkan kebahagiaan dan motivasi kerjanya. Dari apresiasi yang kamu berikan, mereka bisa merasakan hasil jerih payah yang selama ini dia keluarkan. Para karyawan lainnya juga merasa terpacu untuk mendapatkan keberhasilan yang sama.
Selain keberhasilan yang diraih seorang karyawan, kamu juga bisa memberikan apresiasi kepada seluruh karyawan ketika mencapai target perusahaan. Kamu bisa mengadakan acara outing bersama seluruh karyawan ke destinasi wisata yang menyenangkan.
Lebih baik lagi kalau acara outing ini tidak menggunakan jatah cuti mereka. Selain menyediakan kesempatan melepaskan stres, acara semacam ini juga menjadi penguat antar karyawan. hasilnya, team yang kamu bangun semakin solid kedepannya,
Apabila perusahaan kamu belum berada di posisi yang cukup untuk mengadakan acara besar, terbatas penempatan employee of the month dan sedikit reward juga tidak masalah. Jadi, jangan anggap prestasi yang ditorehkan karyawanmu sebagai sesuatu yang biasa saja.
4. Menciptakan Kultur Kerja yang Menyenangkan
Suasana kerja yang membosankan atau penuh dengan intrik tentu membuat siapa saja tidak betah. Inilah pentingnya untuk berkomunikasi dengan para karyawan untuk mendengarkan semua keluh kesahnya. Supaya lebih mengetahui bagaimana kultur yang berkembang di perusahaan kamu sendiri. Untuk menciptakan kultur kerja yang menyenangkan, sebaiknya kamu mengeluarkan peraturan perusahaan dengan melibatkan mereka.
Masukan dari karyawan kamu sangat berharga. Contoh perusahaan startup yang mengedepankan kultur kerja yang menyenangkan. Perusahaan startup ini sadar betul bahwa kultur yang berkembang akan sangat mempengaruhi retensi karyawan dan produktivitas mereka.
Demikian penjelasan mengenai 4 tips membuat karyawan bahagia di kantor. Semoga dengan adanya penjelasan di atas bisa menambah informasi para atasan di kantor agar lebih aware dengan karyawannya, ya.