AI & Kerja

5 Tools AI yang Membantu Social Media Specialist Bekerja Lebih Cepat 

Anggi Novita Sari Diterbitkan 19:00 4 menit membaca
Tools AI yang Membantu Social Media Specialist Bekerja Lebih Cepat 
Ukuran Teks:

Tugaskaryawan.com – Menjadi social media specialist saat ini tidak hanya sekedar membuat caption dan mengunggah konten. Dalam satu campaign, seorang social media specialist sering kali harus memproduksi berbagai format konten, mulai dari video pendek, carousel, infografis, artikel, hingga email marketing untuk berbagai platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, X dan LinkedIn. Selain itu, mereka juga harus menyusun content calendar, kolaborasi dengan desainer dan editor, memantau performa campaign, hingga berinteraksi dengan audiens. Kompleksitas tersebut membuat semakin banyak perusahaan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu mempercepat pekerjaan. 

Berbagai riset menunjukkan bahwa penggunaan AI semakin umum di kalangan marketer, mulai dari menghasilkan ide konten, membuat visual, mengedit video, hingga mengotomatisasi berbagai pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual. Namun, AI bukan berarti bisa menggantikan peran dari seorang social media specialist. Sebaliknya, teknologi ini membantu mengurangi pekerjaan yang bersifat repetitif sehingga satu tim bisa lebih fokus dalam menyusun strategi, memahami audiens dan mengembangkan ide kreatif. 

Banyak dari perusahaan yang mengkombinasikan beberapa tools AI agar proses produksi, distribusi, hingga evaluasi konten bisa berjalan lebih efisien. Untuk kamu yang ingin tahu daftar tools AI yang bisa membantu posisi social media specialist, yuk simak ulasan di bawah ini sampai dengan selesai. 

Tools AI yang Membantu Social Media Specialist

Berikut adalah beberapa tools AI yang banyak dimanfaatkan oleh social media specialist untuk mempercepat proses produksi konten, meningkatkan kolaborasi, hingga mengoptimalkan pengelolaan berbagai platform media sosial: 

1. Canva Magic Studio 

Produksi visual sering menjadi salah satu proses yang paling memakan banyak waktu. Canva Magic Studio akan mempercepat pekerjaan tersebut melalui berbagai fitur AI yang mampu menghasilkan desain secara otomatis. 

Pengguna cukup memberikan prompt atau memilih template, kemudian AI akan membantu dalam membuat layout, memperbaiki elemen visual, menghapus background dan menghasilkan ilustrasi yang sesuai dengan kebutuhan. Bagi sosial media specialist yang harus memproduksi carousel, poster promosi, infografis atau konten Instagram Stories setiap hari, Canva Magic Studio bisa membantu menjaga konsistensi desain tanpa harus membuat semua aset dari awal. 

2. ChatGPT 

ChatGPT menjadi salah satu tools AI yang paling banyak digunakan oleh social media specialist karena fleksibel untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Mulai dari mencari ide konten, membuat content pillar, menyusun content calendar, hingga menulis draft caption bisa dilakukan hanya dalam hitungan menit. 

Selain itu, ChatGPT juga bisa membantu dalam membuat berbagai variasi copy sesuai karakter platform. Sebagai contoh, satu ide campaign bisa dirubah menjadi caption Instagram, Threads, X, naskah TikTok, hingga artikel LinkedIn dengan gaya bahasa berbeda. 

Meski demikian, hasil yang diberikan AI tetap harus ditinjau kembali. Social media specialist sebaiknya menyesuaikan tone of voice, fakta dan konteks agar konten tetap sesuai dengan identitas brand. 

3. Blaze AI 

Blaze AI dirancang untuk membantu perusahaan yang memproduksi konten dalam jumlah besar dengan tetap menjaga konsistensi komunikasi brand. Platform ini bisa menghasilkan berbagai variasi caption, headline, hingga copy marketing berdasarkan brand guideline yang telah ditentukan sebelumnya. Hal tersebut membantu social media specialist menghasilkan banyak konten tanpa harus terus mengulang proses penulisan dari awal. 

Selain membuat caption, tools AI ini juga bisa dimanfaatkan untuk menyusun ide campaign, membuat posting lintas platform dan menghasilkan berbagai versi copy untuk kebutuhan A/B testing. Bagi perusahaan yang mengelola banyak produk maupun menjalankan campaign dalam skala besar, kemampuan tersebut bisa membantu dalam meningkatkan efisiensi proses produksi konten. 

4. Opus Clip 

Short form video menjadi salah satu format konten yang paling banyak digunakan di Instagram Reels, TikTok dan YouTube Shorts. Namun, mengedit video pendek dari rekaman yang berdurasi panjang seringkali membutuhkan waktu tidak sedikit. 

Opus Clip hadir untuk membantu proses tersebut. AI secara otomatis akan memilih bagian video yang dianggap paling menarik, menyesuaikan rasio video untuk berbagai platform dan menambahkan subtitle secara otomatis. 

Dengan demikian, webinar, podcast, wawancara atau live streaming bisa dirubah menjadi beberapa video pendek yang lebih mudah didistribusikan ke berbagai platform. Bagi brand maupun content creator yang rutin membuat video berdurasi panjang, tools AI ini bisa membantu mempercepat proses repurposing konten tanpa harus melakukan editing secara manual. 

5. SocialBee 

Membuat konten hanya satu bagi dari pekerjaan social media specialist. Setelah konten selesai diproduksi, tim masih perlu mengatur jadwal publikasi, memastikan distribusi berjalan sesuai rencana dan menjaga konsistensi posting di berbagai platform. 

SocialBee membantu dalam menyederhanakan proses tersebut melalui fitur content calendar, AI caption assistant, dan post scheduling. Pengguna bisa menjadwalkan konten untuk berbagai platform dalam satu dashboard sehingga proses publikasi bisa lebih terorganisir

Platform ini juga mendukung pengelompokkan konten berdasarkan kategori tertentu, misalnya edukasi, promosi maupun hiburan. Dengan begitu, tim bisa menjaga variasi konten tanpa harus menyusun ulang jadwal di setiap minggunya. 

Itulah dia lima rekomendasi tools AI untuk profesi social media specialist profesional. Semoga dengan adanya penjelasan di atas bisa membantu kamu dalam menyelesaikan pekerjaan, ya. 

Tinggalkan komentar