Karier

6 Tips Memilih Pekerjaan Pertama agar Tidak Salah Pilih 

Anggi Novita Sari Diterbitkan 06:30 4 menit membaca
Tips Memilih Pekerjaan Pertama agar Tidak Salah Pilih 
Ukuran Teks:

Tugaskaryawan.com – Sudah mendapatkan tawaran kerja pertama, tapi masih ragu apakah harus menerimanya? Di sinilah pentingnya memahami cara memilih pekerjaan pertama agar kamu tidak hanya sekedar mendapatkan pekerjaan, tapi juga menemukan pengalaman yang bisa mendukung perjalanan karirmu. 

Pekerjaan pertama memang tidak harus langsung sempurna. Namun, pengalaman yang kamu dapatkan bisa menjadi bekal untuk menentukan skill, bidang dan posisi yang ingin kamu kejar berikutnya. 

Lalu, apa saja tips memilih pekerjaan pertama agar tidak salah pilih? Yuk, simak ulasan di bawah ini sampai dengan selesai. 

Tips Memilih Pekerjaan Pertama agar Tidak Salah Pilih 

Menurut beberapa halaman, ada beberapa tips memilih pekerjaan pertama yang bisa dilakukan untuk kamu yang baru memulai karir. Apa saja itu? Berikut sejumlah tipsnya: 

1. Mencari Tahu Peluang Karir Kedepannya 

Pekerjaan pertama boleh saja menjadi batu loncatan untuk karir pertamamu. Namun jangan sampai lupa ya, kamu juga harus tahu kemana pengalaman dari posisi tersebut bisa membawamu. 

Kamu bisa mulai dengan cara membayangkan CV-mu dua atau tiga tahun dari sekarang. Apakah pengalaman di posisi ini bisa membantumu melamar posisi yang lebih tinggi atau bidang yang kamu cari? Kalau kamu merasa jawabannya iya, pekerjaan tersebut mungkin layak untuk dipertimbangkan lebih jauh. 

2. Mengenali Lingkungan Kerjanya 

Kamu sudah menemukan pekerjaan dengan job description yang sesuai, gaji kompetitif, lalu apalagi yang harus jadi bahan pertimbangan? Nah, jika sudah sesuai dengan target karirmu, jangan lupa untuk melihat siapa saja yang akan bekerja bersamamu. 

Lingkungan kerja juga menjadi bagian dari cara memilih pekerjaan pertama karena kamu akan menghabiskan banyak waktu  bersama atasan atau rekan kerja. Cara mereka berkomunikasi, memberikan feedback dan bekerja dalam tim bisa mempengaruhi pengalamanmu. Saat interview, kamu bisa menanyakan bagaimana gaya kerja tim, proses onboarding atau sistem pemberian feedback. 

3. Memperhatikan Skill yang Bisa Didapatkan 

Dalam menerapkan tips memilih pekerjaan pertama, coba lihat lebih jauh dari sekedar nama posisi. Tanyakan kepada diri sendiri “Skill apa yang akan saya kuasai kalau mengambil pekerjaan ini?”

Misalnya, kamu ingin berkarir di bidang digital marketing. Pekerjaan yang memberi kesempatan mengelola campaign, membaca data atau membuat strategi konten bisa memberikan bekal yang berguna untuk langkah selanjutnya. Jadi sebelum menerima tawaran, cek apakah pekerjaan tersebut bisa membuat kemampuanmu bertambah atau tidak.  

4. Memikirkan Bekal untuk Karir Selanjutnya 

Coba bayangkan satu hal sederhana, seperti “kalau nanti pindah kerja, apa yang bisa kamu bawa dari pekerjaan ini?” Pengalaman proyek, kemampuan menggunakan tools tertentu, pencapaian atau pengalaman berhadapan dengan klien bisa menjadi modal untuk melamar posisi selanjutnya. Maka dari itu, dalam menerapkan tips memilih pekerjaan pertama, pilih pengalaman yang bisa menambah nilai pada CV dan membantumu berkembang ke tahap selanjutnya. 

5. Jangan Hanya Terpaku dengan Besaran Gaji 

Tidak bisa dipungkiri gaji memang penting dan menjadi salah satu pertimbangan utama di dalam menentukan karir untuk kedepannya. Tapi cara memilih pekerjaan pertama sebaiknya tidak berhenti pada nominal yang ditawarkan perusahaan yang kamu lamar. 

Coba bandingkan juga benefit, jam kerja, fasilitas, kesempatan kerja, hingga peluang pengembangan karir. Bisa saja ada pekerjaan dengan gaji sedikit lebih rendah, tapi memberikan pengalaman jauh lebih relevan dengan tujuanmu. Maka dari itu, sebaiknya lihat secara keseluruhan penawaran perusahaan dari posisi yang kamu apply sebelum akhirnya menentukan pilihan untuk menerimanya. 

6. Menyesuaikan Arah Karirmu 

Kamu belum tahu ingin berkarir dimana dalam lima tahun kedepan? Tidak perlu khawatir! Setidaknya, kamu bisa menentukan bidang yang ingin dicoba terlebih dahulu. 

Bagian ini juga penting dalam cara memilih pekerjaan pertama. Kalau kamu tertarik pada posisi marketing, misalnya pengalaman di bidang content, social media atau digital marketing bisa menjadi langkah awal untuk mengenali bidang tersebut lebih dalam. Jika nanti setelah dicoba ternyata kamu tidak cocok dengan pekerjaannya, pengalaman itu tetap bisa membantumu mengetahui arah yang ingin kamu ambil selanjutnya. 

Memilih pekerjaan pertama memang harus dipikirkan secara matang-matang, tapi kamu tidak harus menunggu sampai menemukan posisi yang 100 persen sempurna. Selama pekerjaan tersebut memberi ruang untuk belajar, berkembang dan mendapatkan pengalaman relevan, kesempatan itu bisa menjadi awal yang baik. Semoga membantu dan bermanfaat! 

Tinggalkan komentar