Tugaskaryawan.com – Berbicara soal karir, siapa sih yang tidak ingin memiliki karir sukses dengan pekerjaan menjanjikan. Sehingga banyak orang berpikir untuk mencoba peruntungan suksesnya dengan cara bekerja di luar negeri. Kerja di luar negeri memang boleh-boleh saja, tapi jangan lupa untuk tetap waspada karena sekarang banyak praktek penipuan dan modus terhadap lowongan kerja luar negeri.
Lalu, apa saja hal yang bisa ditandai sebagai indikasi modus penipuan lowongan kerja luar negeri? Bisa dilihat dari syarat pendaftaran yang minta uang dengan jumlah fantastis, perekrutan ilegal, perusahaan saya tidak jelas dan masih banyak lainnya lagi.
Modus seperti ini rentan sekali mengakibatkan perdagangan manusia, penelantaran, pemerasan dan lain-lain. Maka dari itu, ketahui beberapa indikasinya yang akan dibahas satu persatu di bawah ini. Simak sampai tuntas, ya.
Indikasi Modus Penipuan Lowongan Kerja di Luar Negeri
Berikut adalah beberapa indikasi modus penipuan lowongan kerja di luar negeri yang harus diwaspadai:
1. Tidak Jelas Nama Perusahaannya
Indikasi modus penipuan di lowongan kerja luar negeri terdapat pada tidak jelasnya data perusahaan yang merekrut. Di zaman seperti sekarang yang semuanya serba canggih dan terpublikasi, mustahil ketika suatu perusahaan tidak bisa diakses dan di cek profilnya melalui internet. Jadi harus hati-hati mengenai hal tersebut, karena biasanya sasaran penipuannya ke orang-orang yang kurang melek terhadap teknologi dan terlalu polos sampai percaya saja ketika perusahaannya tidak jelas.
2. Lowongan Kerja Ditawari Agen Pencari Kerja yang Tidak Mempunyai Izin Resmi
Mendapatkan informasi lowongan kerja memang bisa dari mana saja dan salah satunya adalah agen pencari kerja. Mereka biasanya menawarkan pekerjaan ke orang-orang yang mempunyai spesifikasi diri yang sesuai, tapi harus hati-hati juga kalau agennya tidak mempunyai izin resmi dari pemerintah. Bisa jadi lowongan kerja luar negeri darinya bersifat ilegal dan resikonya adalah terjebak serta menjadi korban perdagangan manusia di luar negeri.
3. Meminta Uang Pendaftaran dengan Jumlah Fantastis
Kalau ada lowongan kerja luar negeri yang meminta syarat uang pendaftaran dengan jumlah fantastis, ketahuilah bahwa itu menjadi salah satu modus penipuan yang sering terjadi. Namanya perusahaan membuka lowongan kerja tentu tidak akan meminta uang atau pembayaran dari calon pekerjanya. Bisa jadi itu akal-akalan dari orang yang menawari lowongan kerja tersebut kepadamu untuk meraup keuntungan sendiri.
4. Tidak Mau Memberitahu Benefit dan Detail Pekerjaannya
Ketika mau melamar kerja harus selalu tanya mengenai detail dan benefit dari pekerjaan tersebut. Tujuannya adalah agar tidak terkena penipuan dan bisa melihat apakah pekerjaan tersebut worth it untukmu atau tidak.
Apalagi ketika ada lowongan kerja luar negeri tapi merahasiakan benefit dan detail pekerjaan yang akan diberikan, itu hati-hati modus dan penipuan, lho. Keengganan untuk transparansi ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada yang tidak beres dari pekerjaan yang ditawarkan.
5. Syarat dan Ketentuannya Mencurigakan
Apabila ada lowongan kerja luar negeri yang menyuruhmu untuk merahasiakan proses perekrutan, hal itu juga termasuk indikasi adanya modus di dalamnya. Perusahaan dan orang yang jujur di dalam merekrut pekerja tentu tidak takut kalau hal tersebut diketahui publik.
Sehingga kalau kamu disuruh diam-diam untuk mendaftar dan saat mau berangkat kamu juga disuruh merahasiakan dari siapapun, lebih baik tolak saja dan selamatkan diri. Karena kalau terjadi apa-apa tidak ada orang yang bisa menolongmu.
Intinya, kalau kamu menemukan indikasi modus seperti liam poin diatas, lebih baik mundur dan jangan tergiur dengan tawaran kerja lowongan negeri tersebut, Karir masih bisa diusahakan dengan cara bekerja di dalam negeri sendiri, daripada keselamatan yang menjadi taruhannya ketika terkena penipuan lowongan kerja luar negeri. Semoga membantu dan bermanfaat.