Info Kerja

6 Cara Menghindari Iklan Lowongan Kerja Palsu 

Anggi Novita Sari Diterbitkan 21:04 3 menit membaca
Cara Menghindari Iklan Lowongan Kerja Palsu
Ukuran Teks:

Tugaskaryawan.com – Secara psikologis, orang yang sangat terdesak dalam mencari pekerjaan akan cenderung kurang fokus dalam memeriksa iklan lowongan kerja, sehingga kurang teliti dan antisipatif terhadap modus penipuan yang mungkin terjadi. Situasi inilah yang sering dimanfaatkan oleh oknum-oknum perusahaan palsu. 

Korban bisa saja putus asa dan kehilangan semangat untuk mencari lowongan kerja yang lain. Maka dari itu, para pencari kerja harus tetap berhati-hati saat menerima lowongan pekerjaan. Yuk, simak ulasan selengkapnya di bawah ini. 

Cara Menghindari Iklan Lowongan Kerja Palsu 

Berikut adalah beberapa cara yang harus kamu perhatikan agar terhindar dari iklan lowongan palsu atau fiktif: 

1. Memastikan Posisi yang Ditawarkan Benar Adanya 

Saat melakukan riset perusahaan, kamu bisa juga memeriksa posisi yang ditawarkan di iklan lowongan yang kamu temukan. Hal ini bisa kamu lakukan guna memastikan adanya lowongan kerja untuk posisi tersebut. 

Selain itu, kamu juga bisa mencari tahu mengenai hal-hal terkait posisi pekerjaan yang mereka tawarkan seperti deskripsi pekerjaan, gaji dan kualifikasi posisi tersebut. Cari tahu secara lebih detail mengenai semua hal yang berhubungan dengan perusahaan itu. 

2. Memastikan Kredibilitas Alamat Perusahaan 

Ketika kamu menemukan iklan lowongan pekerjaan, pastikan kredibilitas alamat dan nomor kontak perusahaan tersebut. Coba untuk mencari alamat resmi perusahaan di halaman internet. 

Jika alamat yang kamu temukan berbeda dengan alamat yang tercantum, itu bisa menjadi salah satu contoh iklan lowongan pekerjaan palsu. Lihat juga ulasan dari perusahaan yang ingin kamu daftar. 

3. Jangan Mau Bila Perekrut Meminta Uang 

Perekrut pekerjaan yang meminta uang adalah salah satu tanda bahaya besar ketika menemukan iklan pekerjaan atau tawaran pekerjaan. Jika kamu harus membayar untuk melamar pekerjaan, kemungkinan itu adalah penipuan. 

Di saat kamu menemukan kasus penipuan seperti itu, laporkan kepada pihak yang berwenang sehingga mereka berhenti melakukan penipuan kepada lebih banyak orang. Jangan pernah berpikir jika lowongan tersebut asli meski diiming-iming posisi atau gaji yang menggiurkan. 

4. Menghindari Mengirim Dokumen yang Terlalu Detail 

Data-data pribadi yang sering diminta oleh lowongan kerja palsu adalah KTP, Kartu Keluarga, SIM, fotokopi ijazah, transkrip nilai dan NPWP. Biasanya mereka akan meminta data-data tersebut secara detail, termasuk foto halaman depan dan belakang. 

Padahal, sebenarnya beberapa dokumen tersebut belum dibutuhkan ketika kamu masih di tahap awal melamar pekerjaan. Hati-hati di saat kamu memberikan data pribadi tersebut, setidaknya sampai kamu sudah melewati tahap wawancara. 

5. Memastikan Perekrut Menggunakan Alamat Email Resmi 

Biasanya, ketika perusahaan memberikan informasi panggilan wawancara, mereka mengirimkannya melalui email resmi perusahaan. Pastikan kamu mengirimkan CV atau menerima panggilan wawancara dari alamat email yang resmi seperti berikut: 

  • Resmi: Nama Perusahaan @NamaPerusahaan.com. 
  • Fiktif: Nama.Perusahaan#xmail atau [email protected]. 

Biasanya, oknum perusahaan palsu akan memilih nama domain yang hampir mirip dengan domain asli, bahkan menyiapkan konten serupa untuk meyakinkanmu. Perhatikan kembali apakah ada salah penulisan di nama perusahaan atau tidak. Apabila kamu tidak berhati-hati, data pribadimu bisa saja dicuri oleh pihak penipu. 

6. Menghindari Situs Lowongan Kerja yang Terlalu Banyak Iklan 

Hindari situs lowongan kerja yang menyediakan banyak iklan dengan informasi kurang jelas maupun informasi palsu. Ketika kamu membaca lowongan pekerjaan, perhatikan kembali dalam penulisan iklan tersebut. 

Jika kamu menemukan banyak salah penulisan atau typo, penggunaan huruf kapital yang tidak tepat atau salah tanda baca, maka kamu harus tetap waspada dengan lowongan kerja tersebut. Kalimat yang berbelit tanpa poin yang jelas dan ejaan tidak sesuai EYD juga harus kamu waspadai. 

Itulah beberapa cara menghindari lowongan kerja palsu yang harus kamu perhatikan. Jangan sampai tertipu dan segera laporkan apabila kamu menemukannya, ya. 

Tinggalkan komentar