Administrasi

6 Tips dan Trik Melamar Pekerjaan Melalui Email yang Benar 

Anggi Novita Sari Diterbitkan 11:30 5 menit membaca
Tips dan Trik Melamar Pekerjaan Melalui Email yang Benar 
Ukuran Teks:

Tugaskaryawan.com – Perkembangan teknologi yang semakin canggih sekarang bisa mempermudah banyak hal, termasuk proses melamar pekerjaan. Dulu melamar kerja dilakukan dengan cara mencetak berkas lamaran, menggunakan amplop, lalu dikirim ke perusahaan yang dituju menggunakan ekspedisi. Sekarang, melamar kerja bisa dilakukan secara online, bisa lewat email perusahaan, lewat LinkedIn atau situs pencari kerja. Bahkan, job fair kini bisa dilakukan secara virtual. 

Society for Human Resource Management (SHRM) melakukan survei kepada 1.500 perekrut profesional. Hasilnya adalah 70% perekrut akan terus mempertahankan rekrutasi virtual karena lebih hemat biaya dan waktu. Perubahan ini memudahkan kamu dan juga perekrut. 

Sebenarnya, melamar kerja melalui email bukan hal yang baru. Akan tetapi, tidak sedikit dari para pelamar yang masih bingung dan melakukan kesalahan. Akibatnya, lamaran kerja kamu tidak mendapat respons dari HRD atau bahkan tidak dibaca. Simak ulasan di bawah ini sampai habis, ya. 

Tips dan Trik Melamar Pekerjaan Melalui Email yang Benar 

Ada beberapa tips dan trik yang harus kamu perhatikan ketika ingin melamar pekerjaan melalui email, yaitu: 

1. Menyiapkan Semua Berkas Lamaran Kerja yang Dibutuhkan 

Untuk mempermudah proses melamar pekerjaan melalui email, sebaiknya kamu mempersiapkan semua dokumen yang dibutuhkan. Jangan lupa untuk memperhatikan persyaratan yang tercantum di iklan lowongan kerja. 

Jangan lupa untuk mengupdate CV, menyiapkan portofolio, surat lamaran kerja, transkrip nilai dan dokumen lainnya. Siapkan beberapa dokumen tersebut di dalam bentuk PDF yang sudah disatukan sesuai persyaratan. 

Jadi, ketika kamu akan melamar kerja melalui email, kamu bisa langsung mengunggah attachment-nya tanpa harus mencari atau mempersiapkan dokumennya satu persatu. Jika dokumennya sudah disiapkan, kamu bisa melamar pekerjaan melalui email menggunakan ponsel.

2. Menggunakan Bahasa yang Sopan dan Formal 

Saat melamar pekerjaan, pastikan kamu membuat surat lamaran dan body email menggunakan bahasa yang sopan dan kaku. Perhatikan tata bahasa, penggunaan tanda baca dan huruf kapital supaya HRD mudah memahami isinya. 

Selain itu, baca kembali surat lamaran dan body email yang sudah kamu tulis dan pastikan tidak ada kesalahan penulisan maupun typo. Hal ini bisa mencerminkan bahwa kamu merupakan pribadi yang profesional dan rapi. Jika kamu menulis surat lamaran kerja atau body email dalam bahasa Inggris, jangan lupa untuk perhatikan grammar-nya ya. 

3. Menyertakan Subject Lamaran Kerja dengan Jelas 

Biasanya di iklan lowongan kerja, perusahaan akan mencantumkan subject yang bisa digunakan oleh pelamar ketika mengirim email lamaran kerja. Namun, masih banyak dari para pelamar yang tidak memperhatikan perihal tersebut dan mengirim email tanpa subject. 

Dari satu iklan lowongan kerja yang diunggah, ada ratusan atau ribuan orang yang melamar. Kebayang tidak, berapa banyak email yang harus dibuka sama mbak dan mas HRD?

Agar lebih mudah, biasanya HR akan melakukan filter email masuk berdasarkan subject. Nah, kalau kamu mengirim email tanpa subject atau subject-nya tidak sesuai, email lamaranmu tidak akan masuk ke dalam filter tersebut. Jadi, email lamaranmu tidak akan dilihat atau bahkan dihapus sama HRD karena dianggap spam. 

Kalau di dalam iklan lowongan kerja tidak mencantumkan subject yang harus ditulis, kamu bisa menuliskan dengan lamaran pekerjaan: (posisi yang dilamar)_(nama). Misalnya, Lamaran Pekerjaan:Copy Writer_Susi Adelia. 

4. Mengisi Body Email Lamaran Kerja 

Selain subject, body email juga tidak kalah penting. Tidak jarang, body email juga dibiarkan kosong ketika mengirim lamaran kerja. Entah karena bingung dengan fungsi body email untuk apa atau bingung mau nulis apa di body email. 

Body email lamaran kerja bisa dikatakan seperti salam pembuka untuk para perekrut. Ini biasanya menjelaskan maksud dari lamaran, memberi gambaran diri kamu ke HRD dan memberikan kesan baik untuk HRD. Beberapa hal yang bisa kamu tuliskan di body email lamaran kerja adalah: 

  • Perkenalan diri. 
  • Posisi yang kamu lamar.
  • Kualifikasi apa yang kamu miliki untuk posisi tersebut atau cerita secara singkat pengalaman kerja yang relevan. 
  • Ucapan terimakasih.
  • Kontak yang bisa dihubungi. 

5. Melampirkan Dokumen yang Sesuai 

Dokumen yang diminta oleh setiap perusahaan biasanya tidak sama. Pastikan kamu melampirkan dokumen yang sesuai permintaan. Contohnya adalah perusahaan meminta CV dan portofolio, maka kamu harus mengirimkan keduanya. 

Jangan mengirimkan berkas lain, seperti KTP, Ijazah atau bahkan Kartu Keluarga (KK) kalau itu tidak diminta. Hati-hati ketika mengirim dokumen pribadi karena banyak lowongan pekerjaan yang fiktif. 

Selain itu, perhatikan juga mengenai penamaan file sebelum dikirim. Contoh penamaan CV adalah CV_(nama kamu)_tahun. Untuk file portofolio, kamu bisa memberi nama dengan Portofolio_(nama kamu)_tahun. 

6. Menggunakan Nama Email yang Profesional 

Ini mungkin terlihat sepele, tapi kalau nama email kamu masih kurang profesional, coba ganti mulai dari sekarang. Gunakan nama email yang sederhana dan mudah dibaca, misalnya menggunakan nama aslimu. 

Nama email yang profesional bisa menunjukkan kesan profesional juga buat kamu. Selain itu, kamu juga tidak akan dikira bot atau email spam. Jadi, kemungkinan email kamu dibuka dan dibaca HRD jadi lebih besar. 

Itu dia 6 tips dan trik melamar pekerjaan melalui email yang baik dan benar. Semoga dengan adanya penjelasan di atas bisa membantu kamu yang ingin melamar pekerjaan melalui email, ya. 

Tinggalkan komentar