7 Cara Melamar Kerja via Email, Tingkatkan Peluang Kerja!

Cara melamar kerja lewat email perlu diketahui oleh siapa saja yang mendapatkan kesempatan mengirimkan lamaran kerja secara online. Bahkan sekalipun kamu sebelumnya sudah terbiasa membuat lamaran kerja dalam dalam bentuk fisik.

Pasalnya, meski sama-sama lamaran kerja, lamaran yang disampaikan melalui e-mail punya karakteristiknya sendiri. Sebagai panduan supaya kamu tak lelah lagi cari kerja, pelajari artikel ini sampai habis.

Semoga setelah membacanya, kamu bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan impian.

Mari kita ulas satu per-satu caranya!

1. Mempelajari Instruksi yang Diminta

Kesalahan umum yang kerap terjadi, pemalar kerja tidak mengirimkan lamaran sesuai dengan persyaratan yang diminta pemberi kerja. Walhasil, segala hal yang sudah dipersiapkan sebagus mungkin jadi ambyar di mata perusahaan.

Jika kamu tak ingin hal semacam ini terjadi, maka hal yang perlu dilakukan adalah mempelajari dengan serius dan detail apa saja yang diminta.

Apa saja dokumen yang harus disiapkan? Formulir apa saja yang mesti diisi? Foto macam apa yang harus dikirim?

Jika kamu melewatkan hal ini, jangan salahkan siapa-siapa jika lamaranmu ditolak.

2. Siapkan Seluruh Dokumen yang Diperlukan

Apabila sudah jelas apa saja yang perlu kamu siapkan, coba data dan buat daftar ceklis.

Tugasmu selanjutnya adalah memastikan setiap dokumen yang diminta sudah tersedia. Pastikan semua ada dan jangan ada yang terlewat.

Baca juga: Contoh surat lamaran kerja berbagai posisi

Jika ternyata masih ada yang kurang, jangan nekat melewatkannya. Lebih baik kamu buat dan urus dulu. Apalagi jika waktunya masih ada.

Setelah dokumen terkumpul semua, kamu siapkan dengan format yang diminta. Entah itu format doc, pdf, jpg, atau yang lainnya.

Biasanya, untuk dokumen-dokumen fisik semacam KTP, KK, atau Ijazah, yang diminta adalah bentuk scan. Untuk itu, kamu juga perlu cari tahu cara scan lamaran lewat HP.

Banyak kok aplikasi-aplikasi scanner dokumen yang bisa kamu manfaatkan di Play Store. Biasanya sudah memuat panduan penggunannya. Kamu tinggal download aplikasi semacam CamScanner atau Simple Scan.

Untuk surat lamaran serta CV, umumnya kamu perlu mengetiknya langsung di aplikasi semacam MS.Word. Jika belum bisa mengetiknya, banyak tutorial yang bisa dipelajari lewat Youtube atau Google.

Meskipun demikian, sangat mungkin setiap perusahaan memberikan syarat dokumen yang berbeda-beda. Kamu hanya perlu menyesuaikannya saja.

Misalnya jika file surat lamaran serta CV perlu disipakan dalam bentuk pdf, maka kamu bisa ubah dulu doc menjadi pdf.

Cara membuat lamaran kerja via email pdf adalah dengan mempersiapkan file dengan format doc lalu buka aplikasi atau situs konversi file. Tulis saja ‘convert doc to pdf ‘ di Google, pasti muncul situs-situsnya.

Kamu hanya perlu ikuti langkahnya dan dapatkan file dengan format pdf.

3. Siapkan Email untuk Lamaran

Sudah menyiapkan seluruh dokumen?

Langkah selanjutnya siapkan email yang akan kamu gunakan. Kamu sudah punya kan?

Jika belum, tinggal buat saja. Untuk aplikasi email yang paling umum dan mudah, kamu bisa gunakan gmail.

Hanya saja, sebaiknya kamu menggunakan email yang menunjukan profil asli. Jangan gunakan email yang fake atau namanya palsu. Hal itu mungkin saja akan menjadi penilaian buruk di mata perusahaan.

Jadi jika kamu punya banyak email dengan aneka nama profil yang aneh-aneh, kamu bisa mengubahnya terlebih dahulu. Gunakan nama asli dan kalau bisa sesuai KTP agar terlihat lebih profesional.

Demikian juga dengan alamatnya. Sebaiknya mencerminkan juga nama aslimu.

Contoh:

  • ferdiyulianto@gmail.com
  • fajarabdulrauf93@gmail.com

4. Menulis Subjek dan Body Email

Setelah email siap, saatnya kamu mulai menuliskan lamaran kerja.

Kamu bisa login ke akun email dan pilih menu ‘tulis’. Selanjutnya, akan muncul jendela baru yang bisa kamu isi.

Sebagai langkah awal, kamu bisa menulis subjek lamaran kerja. Kolom subjek ini semacam judul dari email yang akan dikirim.

Beberapa perusahaan memberikan ketentuan khusus mengenai cara penulisan subjek. Hanya saja, jika tidak ada ketentuan, bukan berarti kamu boleh mengosongkannya. Kolom ini harus tetap diisi.

Misalnya dengan kalimat ‘Lamaran Kerja Staff Gudang PT Mencari Cinta Sejati- Namamu’

Bila sudah terisi, kamu bisai isi bagian body. Terkadang, beberpa perusahaan juga sudah menetapkan format pengisian bagian ini.

Namun jika belum, kamu bisa mengisinya dengan struktur surat yang umum. Isinya berupa:

  • Salam
  • Isi (perkenalan, posisi kerja yang dilamar, asal mendapatkan informasi)
  • Ucapan terimakasih
  • Salam penutup
  • Nama kamu

Ada juga perusahaan yang membuat perbedaan body email dengan surat lamaran kerja. Mereka meminta pelamar membuat surat lamaran terpisah yang dibuat dalam dokumen tersendiri.

Sebagai pemburu kerja, kamu nurut dulu aja ya! Nanti kalau sudah kerja? Ya tetep nurut aja.

5. Melampirkan Dokumen yang Disyaratkan

Berikutnya, kamu bisa membuat lampiran dengan mengunggah seluruh dokumen yang sudah disiapkan.

Caranya bagaimana? Jika kamu menggunakan gmail, kamu bisa klik atau ketuk tanda/ikon garis mengular yang bertuliskan attach.

Selanjutnya, kamu akan diminta mencari dan memilih file mau kamu unggah. Maka untuk memudahkan, sebaiknya dokumen-dokumen tersebut sebelumnya sudah kamu simpan dalam satu folder khusus.

Proses ini akan memakan waktu yang lama jika file-file pdf atau word yang kamu miliki punya ukuran yang berat. Apalagi jika jaringan internet di tempat tinggalmu lemot. Tpai tetap, sabar yang utama.

6. Melakukan Pengecekan

Sebelum benar-benar dikirim, kamu perlu mengeceknya terlebih dahulu.

Konon, manusia itu tempatnya salah dan lupa. Jika ada yang lupa, kamu bisa melengkapinya segera.

Supaya lebih bagus, kamu bisa meminta orang lain untuk mengeceknya. Seringkali dalam urusan pengecekan ini orang lain lebih teliti.

Bisa minta bantuan istri, suami, adik, kakak, atau kalau perlu Pak RT dan Bu RT.

Hal ini sangat penting dilakukan. Ketika kamu melewatkan satu hal saja dalam tahap administrasi, kamu bisa dianggap sebagai orang yang kurang teliti dan kompeten.

Padahal di waktu yang bersamaan, kamu sedang bersaing dengan ratusan atau ribuan orang yang memperebutkan posisi yang lowongannya sedikit. So, make it perfect!

7. Mengirimkan Email

Langkah terakhir adalah pengiriman. Kamu bisa memulainya dengan menuliskan alamat email perusahaan yang menjadi tujuan.

Pastikan alamatnya benar. Jika ada satu atau dua huruf saja yang salah, dipastikan email yang kamu buat tidak akan sampai ke meja HRD perusahaan.

Cara mengirim lamaran lewat email di HP maupun di PC sebetulnya sama saja. Kamu hanya perlu mengklik tombol kirim yang letaknya ada dibawah bagian body email.

Tentu saja, sebelum dikirim, jangan lupa berdoa dan meminta doa kepada orang-orang terdekat agar email mendapat balasan yang menggembirakan.

Biasanya, kamu akan langsung dihubungi oleh perusahaan jika apa yang kamu kirimkan sesuai dengan kriteria mereka. Tapi kalaupun emailmu diacuhkan, jangan putus asa.

Coba lagi cara di atas sambil evaluasi apa yang masih kurang.

Artikel cara melamar kerja via email yang kami bagikan ini masih bisa kamu lengkapi lagi dengan pemahaman-pemahaman tambahan agar lebih bagus. Kamu bisa baca lebih banyak artikel lagi di Tugas Karyawan untuk meningkatkan peluangmu berpenghasilan di zaman sekarang.

Tinggalkan komentar