10 Prospek Kerja Agribisnis Yang Perlu Kamu Ketahui

Diposting pada

Dua tahun yang lalu prospek kerja Agribisnis mungkin dianggap melemah. Namun jangan salah kini Sarjana Agribisnis mulai diincar oleh perusahaan.

Indonesia memang dikenal sebagai negara agraris di mana terdapat banyak tanaman pertanian yang tumbuh karena tanahnya yang subur.

Berbagai komoditas pertanian bisa tumbuh di iklim tropis ini seperti beras, jagung, cabai dan juga rempah-rempah.

Kini bidang pertanian pun bisa menjadi salah satu senjata yang kuat dalam menghadapi arus globalisasi yang menggila.

Maka dari itu peran Sarjana Agribisnis sangat dibutuhkan dalam pengelolaan bidang pertanian sehingga menjadi aset negara yang tak ternilai harganya.

Agribisnis

Agribisnis merupakan ilmu yang didapat pada Fakuktas Pertanian yang berfokus pada dua bidang yaiti Agriculture atau Pertanian dan Bisnis.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Agribisnis merupakan sebuah usaha yang berbasis dari dunia pertanian baik dari sektor hulu sampai sektor hilir.

Yang dimaksut dengan sektor hulu adalah bisnis dalam menyediakan berbagai bahan baku, bahan produksi seperti benih, obat, pupuk dan lain-lain.

Sedangkan sektor hilir adalah usaha dengan berbagai hasil olahan pertanian.

10 Prospek Kerja Agribisnis

Agribisnis tidak hanya lekat dengan profesi petani, kini banyak profesi yang membutuhkan lulusana Sarjana Agribisnis karena perkembangan teknologi.

Banyak juga pekerjaan kantoran untuk Sarjana Agribisnis.

1. Pionir LSM

Sarjana Agribisnis tentunya bisa bekerja pada LSM atau Lembaga Swadaya Masyarakat yang mana bisa memberikan penyuluhan tentang Agribisnis.

Biasanya sasaran dari penyuluhan Agribisnis adalah para petani di desa yang tidak memiliki akses.

Para petani biasanya tidak mendapatkan ilmu yang cukup dalam bidang pertanian maka dari itu penyuluhan LSM berfungsi dalam mengedukasi para petani.

Sebagai seorang penyuluh Agribisnis, kamu harus mengusai materi pertanian dan juga memiliki komunikasi yang baik.

2. Peneliti Agribisnis

Lulusan Fakultas Pertanian juga bisa menjadi seorang peneliti seperti di LIPI atau Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Atau kamu juga bisa menjadi peniliti di perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang pertanian ataupun pangan.

Indonesia semakin mengenali potensinya dalam pertanian maka diperlukan penanganan dan budi daya pertanian dengan penggunaan teknologi atau metode baru agar lebih efisien.

Seorang peniliti pertanian diharapkan mampu memberikan cara budi daya pertanian dengan metode yang paling efektif.

Maka dari itu seorang peneliti dituntut untuk menjadi orang yang dinamis karena harus selalu berkembang dan belajar.

Menjadi seorang peneliti dalam dunia pertanian bisa menghasilkan gaji yang lumayan sekitar Rp 8.000.000- Rp 9.000.000/ bulan.

3. Konsultan Pertanian

Profesi bidang Agribisnis yang tidak kalah bagus adalah Konsultan Pertanian dimana masih bisa dicabangkan menjadi beberapa Konsultan.

Konsultan tersebut adalah Konsultan Budi Daya Pertanian, Pemupukan Tanaman, Pemeliharaan Tanaman, Teknologi Pertanian, Penyakit Tanaman, Hama Pertanian dan masih banyak lagi.

Namun secara umum Konsultan Pertanian harus menguasai Ilmu Agribisnis karena akan memberikan saran, arahan atau analisa yang tepat dalam dunia pertanian.

Untuk menambah pengetahuan, kamu harus sering-sering membaca buku dan pengetahuan dan teknologi dalam dunia pertanian.

4. Konsultan Perusahaan Agribisnis

Profesi ini dibutuhkan pada Perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang Pertanian.

Kamu harus menguasai bidang Pertanian dan juga memiliki cara berkomunikasi yang baik.

Karena kamu harus memiliki solusi yang tepat dalam dunia pertanian beserta manajemen pemasaran sebuah produk.

Namun kamu harus terus belajar karena problem atau masalah terkait dunia pertanian sangat luas dan berkembang.

Jika kamu mau menekuni profesi ini, kamu bisa menghasilkan uang yang tidak sedikit.

5. Penulis Agribisnis

Menjadi seorang penulis tidak harus memiliki latar belakang pendidikan bahasa yang bagus.

Penulis bisa memiliki latar belakang pendidikan yang beragam tidak terkecuali Sarjana Agribisnis.

Belakangan ini banyak masyarakat yang mulai membudidayakan tanaman hias ataupun tanaman pertanian.

Hal ini menjadi peluangmu dengan menulis buku bertema pertanian karena masyarakat belum tau cara menanam dan merawat tanaman dengan baik.

Menjadi seorang penulis bisa penulis buku, blog ataupun website secara online.

Baca Juga: Prospek Kerja Kesehatan Masyarakat

6. Bappeda

Salah satu instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang pertanian adalah Bappeda atau Badan Perencanaan Dan Pembangunan Daerah.

Tugasmu adalah membangun masyarakat agar bisa mengelola pertanian, ladang ataupun perkebunan dengan baik.

Instansi ini merupakan instansi utama pemerintah dalam bidang Agribisnis.

Namun untuk menjadi pegawai Bappeda kamu harus melalui serangkaian Tes CPNS.

Tes pertama menguji wawasan kebangsaanmu dan tes kedua menguji wawasan dalam bidang Agribisnis tentunya.

7. Pedagang Komoditi Baru atau Sayuran

Menjadi pedagang sayuran kini bisa dilakukan oleh siapa saja namun jangan menyepelekan profesi ini.

Karena untuk membedakan kamu dengan pedagang sayuran lain kamu bisa menciptakan sebuah komoditi baru.

Dengan ilmu Agribisnis yang kamu miliki tentunya kamu bisa menghasilkan produk dengan kualitas bagus.

Hal tersebut bisa memancinng pendapatan yang besar apalagi jika kamu berhasil membudi dayakan komoditi baru yang belum pernah ada.

Pengembangan komoditi baru mungkin saja dilakukan karena perkembangan teknologi pertanian yang semakin meningkat dan modern.

8. Pengajar

Selain menjadi profesi di atas kamu juga bisa menjadi seorang pengajar yang terjun dalam dunia Pertanian.

Kamu bisa memilih untuk menjadi guru ataupun dosen. Untuk menjadi guru biasanya SMK membutuhkan Sarjana Agribisnis dalam bidang kejuruannya.

Di Indonesia terdapat berbagai SMK dengan bidang kejuruan Pertanian.

Jika kamu ingin menjadi Dosen Pertanian maka kamu harus mengenyam pendidikan minimal S2 atau Master dalam bidang Agribisnis.

Nah untuk menjadi tenaga pengajar maka kamu harus menguasai public speaking dan kemampuan micro teaching atau mengajar.

Karena ilmu yang kamu miliki harus kamu sampaikan ke orang lain.

9. Pengusaha

Siapa bilang untuk menjadi pedagang harus lulusan Ekonomi ataupun Manajemen.

Sarjana Agribisnis pun juga bisa menjadi pengusahan namun dalam bidang pertanian tentunya.

Karena pada saat kuliah kamu dibekali dengan ilmu pertanian dan juga manajemennya.

Pengusaha di sini bukan hanya pengusaha tanaman ataupun sayuran.

Bahkan kamu bisa menjadi pengusaha pupuk, obat kimia bahkan alat-alat produksi Pertanian seperti cangkul ataupun traktor.

Usaha yang kamu geluti dalam bidang Pertanian bisa berkembang sejalan dengan perkembangan zaman.

10. Hortikultura Komersial

Profesi Hortikultura Komersial biasanya menangani kasus klien yang berasal dari toko pembibitan, toko tanaman maupun supermarket.

Profesi ini memiliki tugas dalam menangani tanaman mulai dari pertumbuhan, hasil panen hingga pengolahan tanaman menjadi beberapa produk.

Untuk menjalankan tugas ini maka kamu harus pintar berkomunikasi. Karena pekerjaan ini beruhubungan dengan perusahaan holtikultura.

Kamu juga harus memiliki pengalaman dalam bidang bisnis dan juga IT selain pengetahuan budi daya tanaman tradisional dan modern.

Ternyata bukan hanya pe

Nah itulah gambaran prospek kerja Agribisnis yang bisa kamu geluti.

Ternyata menjadi seorang petani tidaklah mudah, jika kamu memiliki pengetahuan tentang pertanian maka kamu bisa menjadi petani yang inovatif.

Bagi kamu yang tidak suka turun ke sawah , perkebunan atau lapangan, kamu juga bisa kerja kantoran lho.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *