Berminat Jadi TKI? Pahami Dulu Aturan Gaji TKI Berikut Ini

Aturan gaji TKI perlu kamu ketahui terlebih dahulu jika berminat jadi TKI.

Sama sebagaimana bekerja di dalam negeri, bekerja di luar negeri juga ada aturannya.

Lantas, bagaimana aturan terkait masalah pengupahan ini? Isi perjanjian kerjanya seperti apa?

Untuk mendapatkan jawabannya, kamu bisa membaca artikel dari Tugas Karyawan berikut ini sampai habis.

Dasar hukum gaji TKI

Berbicara aturan, tentu tak bisa terlepas dari dasar hukum. Dalam hal ini, pemerintah Indonesia memberikan pengaturan mengenai persoalan upah TKI di Undang Undang.  Ada beberapa Undang Undang yang sudah negara buat.

Salah satunya UU Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri. Pembahasan tentang upah ada di dalam beberapa poin seperti Bab I Pasal 1, Bab II Pasal 8, dan Bab V Pasal 55. 

Namun belakangan, UU ini pemerintah revisi dengan kehadiran UU Nomor 18 Tahun 2017 mengenai Perlindungan Pekerja Migran.

Meskipun dasar hukumnya berubah, namun jika kami lihat,dalam poin poin seputar gaji tak ada perubahan mencolok.

Aturan Gaji TKI

Dari berbagai pasal yang membahas mengenai persoalan upah tersebut, Ada beberapa poin yang menurut kami penting untuk kamu ketahui.

Beberapa poin tersebut antara lain:

#1. Upah TKI menjadi perhatian penting pemerintah

Ketika pertama kali membuka UU Nomor 17 Tahun 2017, maka kamu akan melihat bahwa pemerintah sangat serius memperhatikan upah TKI.

Baca Juga:  Gaji UMR Karawang 2021, Naik 4,2% Dari Tahun Sebelumnya

Dalam Bab I Pasal 1 ayat 2, pemerintah memabahasakan TKI dengan sebutan pekerja migran. Disebutkan bahwa pekerja migran sebagai warga negara Indonesia  yang akan, sedang, atau telah melakukan pekerjaan di luar negeri dengan menerima upah di luar wilayah Indonesia.

Poin upah sudah jadi penekanan sejak definisi. Artinya, bukan TKI jika tak menerima upah. TKI harus dapat kepastian mendapatkan upah untuk setiap pekerjaannya.

#2. Upah TKI sesuai dengan standar upah berlaku di negara tujuan

Banyak orang bertanya tanya,”Berapa sih gaji TKI?”

Jika merujuk pada aturan yang pemerintah tetapkan, jawabannya ada dalam Bab II Pasal 6 ayat f. Disebutkan dalam pasal tersebut bahwa TKI memperoleh upah sesuai dengan standar yang berlaku di negara tujuan.

Artinya, jumlahnya di setiap negara akan sangat berbeda. Hal ini karena faktanya setiap negara punya standar berbeda terkait ini.

Maka dari itu, pengetahuan mengenai standar upah minimum di berbagai negara wajib kamu ketahui. Dari sana kamu bisa tahu mana daerah tujuan dengan standar tinggi dan standar rendah.

Sangat disayangkan jika kamu jadi TKI jauh jauh ke luar negeri namun ternyata upahnya tak jauh dengan dalam negeri. Benar bukan?

#3. TKI mendapatkan hak, perlakuan, dan kesempatan sama dengan tenaga asing lainnya

Selain upah, berbagai kesempatan untuk meningkatkan karir bagi TKI juga sebenarnya terbuka. Kamu tak perlu khawatir mendapatkan diskriminasi untuk meningkatkan karir sekaligus nilai gaji di negara tujuan.

Dalam Bab III Pasal 6 ayat g, pemerintah menegaskan hal ini. Disebutkan bahwa TKI memperoleh hak, kesempatan, dan perlakuan yang sama yang diperoleh tenaga kerja asing lainnya sesuai peraturan perundang undangan di negara tujuan.

Atas dasar itu, jika tenaga asing lain punya kesempatan memiliki upah tinggi, maka begitu juga dengan TKI. Sebagai pejuang keluarga dan negara, TKI juga bisa mendapatkan upah sama jika mampu bersaing.

Baca Juga:  Gaji UMR Kota Bandung 2021, Naik 3,27% Dari Tahun Sebelumnya

#4. Upah TKI diatur dalam perjanjian kerja sebelum berangkat

Nilai upah TKI jumlahnya mesti mencapai kesepakatan sebelum TKI berangkat ke negara tujuan.

Secara resmi, perlu ada pertemuan berisi proses perjanjian antara TKI dengan Pihak Pengguna TKI dari luar negeri untuk menyepakati berbagai hal. Termasuk di antara kesepakatan yang mesti selesai adalah tentang besaran gaji.

Mengingat ini juga perjanjian yang berimplikasi hukum, proses penandatanganan perjanjian dilakukan kedua pihak di depan pejabat. Tepatnya pejabat instansi terkait yang mengurusi masalah ketenagakerjaan.

Dengan adanya perjanjian ini, maka TKI punya landasan hukum andaikata dalam prosesnya tak mendapatkan upah sebagaimana mestinya. 

Penutup

Berbagai aturan yang kami jelaskan di atas, menunjukan bahwa menjadi TKI itu bukanlah sesuatu yang menakutkan. Meskipun tinggal di negeri orang, tapi pemerintah di tanah air tetap memayungi dan melindungi TKI.

Jadi, bagi kamu yang saat ini sedang mempertimbangkan diri jadi TKI, mestinya merasa lebih tenang setelah membaca aturan gaji TKI. Mudah mudahan cita citamu berkah dan bisa menjadi TKI yang sukses.

Share:

Tinggalkan komentar