Mempelajari Tugas Dan Wewenang OJK Dalam Bidang Keuangan

Diposting pada

Membutuhkan informasi mengenai tugas dan wewenang OJK ? Temukan dalam artikel di bawah ini mancakup gaji, syarat umum dan yang lainya.

OJK atau Otoritas Jasa Keuangan merupakan suatu lembaga negara yang bergerak dalam bidang jasa keuangan yang memiliki sifat independent.

Mungkin banyak dari kamu belum mengetahui apa itu OJK dan tugasnya. OJK sendiri merupakan lembaga yang bergerak dalam bidang keuangan industri.

Tugas dan wewenang OJK secara umum dalah mengawasi, memeriksa dan meyelidiki apapun yang bersangkutan dengan industri keuangan. Industri keuangan tersebut dari skala kecil sampai besar dari bank, pasar modal dan lembaga keuangan lain.

Tugas dan Wewenang OJK

Adanya OJK diharapkan mampu menjadi pengatur dan mengawasi pasar modal. Sehingga industri di negara ini dengan pertumbuhan keuangannya dapat stabil.

Tugas

  1. Menetapkan peraturan pelaksanaan sesuai dengan undang -undang.
  2. Menetapkan peraturan dalam undang – undang mengenai jasa keuangan.
  3. Menetapkan peraturan serta keputusan dari OJK.
  4. Mengawasi jalanya perputaran jasa keuangan.
  5. Menetapkan kebijakan dalam seluruh aspek OJK.
  6. Menetapkan peraturan dalam tata cara pengelolaan statue yang ada dalam lembaga jasa keuangan.
  7. Menetapkan peraturan dengan tata cara pemberian sanksi yang sesuai dengan undang – undang kepada lembaga jasa keuangan.

Di atas merupakan tugas bagi OJK. Tugas tersebut disesuaikan untuk mengatur dan mengawasi jasa keuangan supaya stabil.

Wewenang

Adapu wewenang yang dimiliki oleh OJK untuk menjalankan tugas adalah sebagai berikut

  1. Memberikan atau mencabut ijin usaha, ataupun ijin perseorangan.
  2. Memberikan sanksi berupa administratif terhadap siapa saja pihak yang melakukan pelanggaran sesuai dengan undang – undang yang berlaku.
  3. Memilih dan menunjuk pengelola statuter.
  4. Mengeluarkan perintah tertulis pada pihak tertentu yang ada dalam lembaga jasa keuangan.
  5. Mengawasi lembaga jasa keuangan.
  6. Memeriksa kasus yang berkaitan dengan jasa keuangan.
  7. Melindungi konsumen dari jasa keuangan yang nakal.

Ditetapkanya wewenang oleh OJK diharapkan menjadi pengendali jasa keuangan agar selalu stabil dan tidak mengalami kerugian.

Baca Juga: Tugas Manajer Keuangan

Gaji dan Tunjangan OJK

Gaji yang diterima oleh pegawai ojk berbeda, tergantung dari bagian dan level pegawai itu sendiri. Berikut adalah rincian gaji yang diterima oleh para pegawai OJK.

  • Posisis direktur mendapatkan gaji sebesar Rp 78.800.000 setiap bulanya.
  • Posisi deputi direktur mendapatkan gaji sebesar Rp 51,700.000 setiap bulanya.
  • Posisi fungsional senior mendapatkan gaji sebesar Rp. 40.000.000 setiap bulanya.
  • Posisi Manajer OJK mendapatkan gaji sebesar Rp 27.000.000 setiap bulanya.
  • Posisi Kepala Subbagian Verivikasi dan penyelesaian pengaduan mendapatkan gaji sebesar Rp 21.000.000 setiap bulanya.
  • Posisi asisten manajer mendapatkan gaji sebesar Rp. 20.000.000 setiap bulanya.
  • Posisi analisis mendapatkan gaji sebesar Rp.16.500.000 setiap bulanya.
  • Posisi project manajer BPR dan ERP Implementation mendapatkan gaji sebesar Rp.15.000.000 setiap bulanya.
  • Posisi Recruitment And Staffing Development Executive mendapatkan gaji sebesar Rp.13.000.000 setiap bulanya.
  • Posisi pengawas Bank junior mendapatkan gaji sebesar Rp.13.000.000 setiap bulanya.
  • Posisi staff mendapatkan gaji sebesar Rp.12.000.000 setiap bulanya.
  • Posisi IT staff mendapatkan gaji sebesar Rp.9.000.000 setiap bulanya.
  • Posisi pendidikan calon staf mendapatkan gaji sebesar Rp. 8.300.000 setiap bulanya.
  • Posisi Research Fellow mendapatkan gaji sebesar Rp.7.000.000 setiap bulanya.
  • Posisi sekertaris mendapatkan gaji sebesar Rp.5.000.000 setiap bulanya.
  • Posisi data analisis mendapatkan gaji sebesar Rp.4.000.000 setiap bulanya.
  • Posisi security atau satpam mendapatkan gaji sebesar Rp 3.000.000 setiap bulanya.
  • Posisis internal mendaptkan gaji sebesar Rp 1.250.000 setiap bulanya.

Gaji tersebut merupakan gaji yang belum mendapatkan intensif seperti uang lembur dan gaji ke 13.

Syarat Umum Menjadi OJK

OJK merupakan lembaga yang dimiliki oleh negara, syarat menjadi calon angota dewan yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut:

Pendidikan

  • Pria atau Wanita warga negara Indonesia.
  • Pendidikan minimal S1 dengan IPK 3,50 Jursan Ekonomi Keuangan.
  • Usia maksimal 35 tahun
  • Memiliki akhlah, moral, integritas yang baik.
  • Tidak pernah terjerat kasus pidana.

Di atas merupakan contoh yang biasa dijadikan standar perekrutan dalam lingkup pemerintah yang sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

Skill dan Kemampuan

Tentunya dalam dunia kerja tidak hanya nilai saja yang dapat dijadikan ukuran. Namun beberapa skill atau kemampuan dalam bidang yang kamu tempati dapat menunjang kinerja.

Beberapa skill yang setidaknya kamu miliki

  • Memiliki public speaking yang baik.
  • Menguasai Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan baik.
  • Mampu memiliki tingkat analisis yang tinggi.
  • Detail terhadap hal – hal kecil.
  • Memiliki rasa percaya diri yang tinggi.
  • Memiliki determinasi yang tinggi.
  • Memiliki kemampuan pengolahan emosi yang bagus.

Jika ingin menjadi pegawai ojk, setidaknya beberapa skill atau kemampuan di atas kamu miliki. Karena pada umumnya kerja di dunia keuangan amatlah keras.

Fungsi Dan Wewenang OJK

Ojk merupaka lembaga keuangan yang dimiliki dan diolah pemerintah. Adanya OJK diharapkan dapat menjadi pengendali dan pengawas bidang penyedia jasa dan keuangan. Jika kamu menjadi salah satu pegawai OJK, gaji yang kamu dapatkan sudah terjamin tinggi.

Semua itu diharapkan agar keuangan seluruh industri di negara ini dapat selalu setabil.

Tertarik menjadi pegawai OJK ? Persiapkan dan latih diri kamu dari sekarang.

Pelajari tugas dan wewenang OJK sehingga kamu bisa bekerja dengan professional dan memuaskan.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga berguna bagi kita semua.

Gambar Gravatar
Warga negara Indonesia yang baik hatinya... ssttt... kamu akan segera ketemu jodohmu jika share artikel ini :*