AI & Kerja

6 Prospek KerjaBidang AI yang Gajinya Menggiurkan 

Anggi Novita Sari Diterbitkan 16:30 4 menit membaca
Prospek KerjaBidang AI yang Gajinya Menggiurkan 
Ukuran Teks:

Tugaskaryawan.com – Jurusan Artificial Intelligence (AI), termasuk salah satu jurusan yang banyak dilirik karena menawarkan peluang karir yang menjanjikan. Banyak profesi menarik yang bisa dijalani setelah lulus, mulai dari engineer sampai analyst dengan gaji yang menggiurkan. 

Nah, kalau kamu penasaran pekerjaan apa saja yang bisa kamu kejar setelah kuliah jurusan AI dan skill penting yang harus dimiliki, yuk baca ulasan di bawah ini sampai selesai. Biar lebih jelas dan mudah dipahami untuk persiapan karirmu! 

Pekerjaan Bidang AI 

Prospek kerja jurusan AI tergolong sangat cerah, karena permintaan profesional AI terus mengalami peningkatan di berbagai sektor, mulai dari teknologi keuangan dan industri manufaktur. Apabila kamu penasaran dengan peran menarik apa saja yang bisa dijalani setelah lulus, ini dia 5 pekerjaan jurusan AI yang bisa dipertimbangkan: 

1. Data Scientist 

Data Scientist merupakan orang yang menganalisis data berdasarkan tren agar perusahaan bisa mengambil keputusan penting dan menemukan peluang baru. Mereka menggunakan data-data tersebut untuk memprediksi perilaku pelanggan dan mengoptimalkan strategi bisnis. 

Prospek kerja yang satu ini sangat luas, terutama di sektor e-commerce, fintech dan startup teknologi. Faktanya saat ini banyak perusahaan besar yang merekrut Data Scientist, contohnya Amazon, Meta, Gojek, Google, Microsoft, Traveloka, DANA, Tokopedia dan Indosat. Untuk gaji dari seorang Data Scientist di Indonesia sekitar Rp11 juta – Rp13 juta. 

2. AI Engineer 

AI Engineer merupakan orang yang merancang dan mengembangkan sistem AI atau kecerdasan buatan agar program komputer bisa mengenali pola, memprediksi data dan membuat keputusan otomatis, mirip dengan kecerdasan manusia. Biasanya, perusahaan teknologi besar seperti Amazon, Meta, Google, dan Apple sering merekrut AI Engineer untuk mengembangkan produk dan layanan berbasis kecerdasan buatan miliknya. 

Untuk menjadi seorang AI Engineer, kamu harus memiliki skill pemrograman Python, algoritma machine learning, sampai sertifikasi cloud populer seperti Certified Artificial Intelligence Engineer atau IBM AI Engineering Professional Certificate untuk menjadi nilai tambah. Gaji untuk profesi ini di Indonesia cukup menarik dan rata-rata antara Rp 9,4 juta – Rp15 juta per bulan, tergantung pengalaman dan perusahaan tempat kamu bekerja.

3. AI Researcher 

Apabila AI Engineer membuat sistem AI supaya bisa “belajar” dan bekerja, AI Researcher fokus terhadap menemukan ide baru dan algoritma agar sistem AI bisa semakin canggih. Mereka akan melakukan penelitian, menganalisis data dan mengembangkan teori baru di bidang kecerdasan buatan. 

Menurut laporan Kemnaker, kebutuhan tenaga kerja AI Researcher mengalami peningkatan dari tahun 2021 – 2025. Maka dari itu, tidak heran jika peran ini semakin dicari, baik di industri Indonesia maupun global, misalnya OpenAI, Meta, Google DeepMind dan PT. Ebdesk Teknologi. Gaji seorang AI Researcher cukup menarik dan biasanya mulai dari Rp4 juta – Rp 9 juta per bulan. 

4. AI Business Analyst 

AI Business Analyst adalah orang yang menghubungkan antara kebutuhan bisnis dan teknologi AI. Pekerjaan utamanya adalah menganalisis masalah yang ada di perusahaan dan mencari agar AI bisa digunakan untuk menyelesaikannya dengan lebih efisien. 

Biasanya, AI Business Analyst dibutuhkan di berbagai sektor seperti e-commerce, fintech, telekomunikasi sampai perbankan. Misalnya, seperti di Bank Mandiri, BCA Digital, Telkomsel, Traveloka dan Tokopedia. 

Untuk menjadi AI Business Analyst yang kompetitif, kamu bisa mengambil sertifikasi seperti Certified AI Engineer, PMI Professional in Business Analysis (PMI-PBA) atau Certified Business Intelligence Analyst. Perihal gaji dari profesi ini tidak main-main, AI Business Analyst bisa mendapat sekitar Rp10-Rp11 juta per bulan. 

5. Machine Learning Engineer 

Selanjutnya, kamu bisa berkarir sebagai Machine Learning Engineer yang bertugas membangun dan mengimplementasikan mode AI agar bisa digunakan dalam aplikasi nyata, misalnya membuat rekomendasi film, pengenalan suara dan deteksi penipuan. Peran kali ini lagi naik daun, karena banyak perusahaan yang mulai mengintegrasikan mode AI ke sistem atau aplikasi miliknya, mulai dari Tokopedia, Shopee, Gojek dan Netflix. 

Untuk menjadi seorang Machine Learning Engineer yang siap kerja, kamu butuh skill coding, pemahaman algoritma dan cloud computing. Sertifikasi profesional seperti Google Cloud Profesional Machine Learning Engineer dan AWS Certified Machine Learning juga bisa menunjang karirmu. Gaji awal untuk Machine Learning Engineer sudah cukup tinggi, yaitu Rp10 juta – Rp12 per bulan. 

6. Computer Vision Engineer

Pernah menggunakan fitur face unlock di HP atau lihat CCTV yang bisa secara otomatis mendeteksi orang? Itu salah satu hasil dari kerja Computer Vision Engineer. Profesi kali ini bertugas untuk membuat komputer bisa melihat dan memahami gambar maupun video, mirip seperti cara kerja mata manusia. 

Prospek kerja untuk bidang ini juga sangat luas, apalagi teknologi vision sekarang banyak digunakan di beberapa sektor seperti keamanan, transportasi sampai aplikasi AR/AV. Kamu bisa bekerja di perusahaan seperti Revolution Aerospace, ARSA Technology dan Nodeflux. 

Untuk menjadi seorang Computer Vision Engineer, kamu perlu skill pengolahan citra digital, bahasa pemrograman Python dan pemahaman model deep learning. Gaji dari seorang Computer Vision Engineer adalah Rp9 juta – Rp10 juta per bulan. 

Itulah dia pembahasan lengkap mengenai prospek kerja jurusan AI yang gajinya menggiurkan. Semoga dengan adanya penjelasan di atas bisa membantu kamu yang sedang bingung mencari pekerjaan, ya. 

Tinggalkan komentar