AI & Kerja

5 Tools AI Gratis dari Google yang Bisa Membantu Pekerja Kantoran 

Anggi Novita Sari Diterbitkan 16:30 4 menit membaca
Tools AI Gratis dari Google yang Bisa Membantu Pekerja Kantoran 
Ukuran Teks:

Tugaskaryawan.com – Google Labs barusan saja merilis 39 tools AI gratis yang bisa kamu coba di labs.google. Dari membuat desain aplikasi hanya menggunakan prompt sederhana, sampai bikin video AI yang bisa dihubungkan jadi film pendek. Semua ini ditawarkan sebagai eksperimen terbuka dan kamu bisa memanfaatkannya untuk mempercepat pekerjaan sehari hari. Daripada membuat kamu penasaran, yuk simak ulasan di bawah ini sampai dengan selesai. 

Tools AI Gratis dari Google yang Bisa Membantu Pekerja Kantoran 

Berikut adalah lima tools yang paling menarik untuk membantu kamu mengerjakan pekerjaan kantoran dengan cepat: 

1. Jules 

Untuk kamu yang berkutat dengan dunia pemrograman, Jules hadir sebagai agen coding asinkron. Tools ini bisa menjalankan tes secara otomatis, memperbaiki bug dan melakukan version bump di GitHub tanpa harus disentuh manual. 

Cara kerjanya sangat sederhana. Jules akan melakukan kloning kode di cloud VM, menjalankan tes, lalu memberi laporan secara detail apakah perbaikan berhasil atau tidak. Proses ini biasanya akan menyita waktu developer, tapi dengan Jules bisa dipangkas secara drastis. 

Konsep agen coding yang satu ini mulai populer karena selaras dengan tren AI-assisted software development. Menurut laporan GitHub Copilot, developer yang menggunakan AI bisa meningkatkan produktivitas sampai dengan 55%. 

2. Flow 

Flow adalah tools unik karena memungkinkan pembuatan video AI yang bisa disusun per scene. Misalnya, kamu ingin membuat cerita Bigfoot menemukan Coca-Cola. Pertama, buat scene ketika Bigfoot menemukan botolnya. Lalu tambahkan scene lanjutan ketika ia mencobanya. 

Dengan cara ini, kamu bisa menghasilkan alur cerita yang lebih panjang tanpa harus mengedit potongan video secara terpisah. Teknologi ini akan menjawab tantangan besar di dunia AI video saat ini, yaitu keterbatasan durasi dan kesinambungan narasi. 

Potensinya sangat besar untuk industri kreatif. Konten kreator bisa membuat iklan, animasi maupun sketsa pendek tanpa membutuhkan tim produksi lengkap. 

3. Opal 

Opal memungkinkan siapa saja untuk membuat workflow secara otomatis hanya dengan menuliskan instruksi. Misalnya, kamu bisa memberi link artikel lalu meminta Opal untuk menyusunnya menjadi newsletter lengkap. Prosesnya sangat cepat dan hanya dalam hitungan detik saja. 

Kelebihannya, setiap langkah bisa dirubah sesuai dengan kebutuhan. Mulai dari menambahkan gambar, memperpanjang konten, sampai menyesuaikan gaya bahasa. Kamu juga bisa menyimpan hasil otomatisasi tersebut untuk digunakan tim maupun dijual sebagai template. 

Teknologi ini hampir sama dengan low code automation, tapi dengan tingkat fleksibilitas lebih tinggi karena sudah berbasis AI generatif. Untuk pekerja marketing maupun content creator, Opal bisa menjadi asisten virtual yang hemat waktu. 

4. Stitch 

Desainer biasanya membutuhkan waktu sampai berminggu-minggu untuk bisa membuat wireframe aplikasi. Dengan tools AI ini, proses itu bisa dipangkas menjadi hitungan menit saja. Cukup deskripsikan ide aplikasi, pilih gaya desain dan AI langsung membuat tampilan UI mobile maupun web. 

Contohnya, kamu ingin membuat aplikasi kesehatan dengan gaya minimalis. Tulis saja deskripsinya, lalu Stitch akan menghasilkan desain dashboard, menu dan layout. Hasilnya bisa kau unduh, edit ulang dan dipakai langsung sebagai prototipe. 

Menurut praktisi desain, keunggulan utama dari tools AI ini ada di iterasi cepat. Bukan soal hasil final yang sempurna, tapi mempercepat brainstorming dan revisi agar tim bisa bergerak lebih efisien. 

5. Firebase Studio 

Firebase Studio bisa memudahkan siapa saja dalam membuat aplikasi AI lengkap tanpa harus coding dari nol. Cukup tuliskan saja jenis aplikasi yang diinginkan, AI akan membuat desain, fitur, sampai animasi dasarnya. 

Contoh, kamu ingin aplikasi pelacak kesehatan. Berikan deskripsi, lalu dalam hitungan menit kamu bisa prototipe lengkap dengan style guide-nya. Aplikasi ini bisa langsung diuji, dipublikasikan atau disesuaikan melalui chat interaktif. 

Dengan tren no-code yang semakin populer, tools ini bisa memberdayakan non programmer untuk membangun produk digital. Bahkan, startup bisa memotong biaya pengembangan yang signifikan. 

Google Labs menghadirkan kurang lebih 39 tools AI secara gratis dan lima diantaranya jelas memiliki potensi besar untuk otomatisasi pekerjaan. Dari menghemat waktu desainer sampai mempercepat kerja developer, AI bukan lagi teknologi masa depan tapi alat produktivitas hari ini. 

Itulah dia daftar 5 tools AI dari Google yang bisa digunakan karyawan kantor secara gratis. Semoga penjelasan di atas bisa membantu dan bermanfaat, ya. 

Tinggalkan komentar