Info Kerja

Apa Itu Pasar Tenaga Kerja? Ini Jenis, Fungsi dan Dampaknya Bagi HR 

Anggi Novita Sari Diterbitkan 20:00 5 menit membaca
Pasar Tenaga Kerja
Ukuran Teks:

Tugaskaryawan.com – Memahami dinamika pasar tenaga kerja menjadi kewajiban bagi kamu yang bekerja sebagai HR untuk merancang strategi rekrutmen yang efektif. Pada dasarnya, cara kerja dari pasar tenaga kerja hampir mirip dengan pasar tradisional, dimana terdapat pembeli yaitu perusahaan yang mencari tenaga kerja dan penjual sebagai pihak yang menawarkan jasa maupun keahlian untuk digunakan perusahaan. 

Istilah ini biasanya digunakan ketika para pakar ekonomi melakukan analisis tingkat pengangguran, ketersediaan lapangan kerja dan tren upah di suatu wilayah. Mari pahami lebih lanjut mengenai fungsi, jenis dan strategi dalam menghadapi perubahan pasar tenaga kerja di bawah ini! 

Apa Itu Pasar Tenaga Kerja? 

Pasar tenaga kerja adalah sistem ekonomi yang mempertemukan permintaan kerja dari pemberi kerja dan penawaran kerja dari para individu. Analisis terhadap pasar ini mulai berkembang seiring dengan kemajuan teori ekonomi mikro untuk memahami bagaimana upah dan jam kerja ditentukan. Komponen pasar tenaga kerja mencakup: 

  • Ketersediaan lowongan dari perusahaan. 
  • Semua orang yang sudah bekerja. 
  • Mereka yang sedang aktif mencari pekerjaan. 

Siapa saja yang sedang mencari kerja atau sudah mempunyai pekerjaan secara otomatis menjadi bagian dari ekosistem ini. Di dalamnya, perusahaan bertindak di sisi permintaan yang mencari kandidat dengan kualifikasi tertentu, sementara pencari kerja berada di sisi penawaran yang menawarkan keterampilan mereka untuk ditukar dengan gaji. 

Fungsi Pasar Tenaga Kerja dalam Dunia Kerja 

Pasar tenaga kerja mempunyai peran penting dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan perusahaan dan ketersediaan talenta. Berikut adalah beberapa fungsi pasar tenaga kerja di dalam dunia kerja: 

1. Pusat Informasi Ketenagakerjaan 

Pasar tenaga kerja menyediakan data terkait posisi yang tersedia, standar gaji dan persyaratan kualifikasi. Informasi kali ini menjadi bahan referensi untuk kamu dan kandidat untuk membuat keputusan karir yang lebih tepat. 

2. Pendukung Kebijakan Pemerintah 

Data yang dihasilkan dari pasar tenaga kerja akan membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan, seperti tingginya angka pengangguran. Hal ini yang memungkinkan adanya intervensi berupa program pelatihan kerja maupun pembukaan pusat layanan kerja baru. 

3. Media Pertemuan Pencari dan Pemberi Kerja 

Fungsi paling mendasar adalah menjadi tempat yang mempertemukan pencari dan pemberi kerja. Adanya tempat ini membuat proses pencarian pekerjaan bagi individu menjadi jauh lebih mudah, dan sebaliknya perusahaan lebih cepat menemukan tenaga ahli. 

4. Sarana Penyaluran Tenaga Kerja 

Pasar tenaga kerja akan membantu memastikan individu ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kompetensi dan latar belakang mereka. Dengan kontribusi yang tepat, proses penyaluran tenaga kerja di suatu wilayah menjadi lebih terorganisir dan efisien. 

Faktor yang Mempengaruhi Pasar Tenaga Kerja 

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi dinamika pasar tenaga kerja, baik dari sisi penawaran (kandidat) atau permintaan (perusahaan). Berikut adalah faktor yang mempengaruhinya: 

1. Tingkat Gaji 

Gaji adalah faktor dimana penawaran jam kerja biasanya meningkat seiring dengan kenaikan upah. Namun, pada level gaji tertentu yang sangat tinggi, penawaran mungkin akan menurun karena pekerja lebih memilih waktu luang dibandingkan tambahan pendapatan. 

2. Kebijakan Pemerintah 

Kebijakan seperti penetapan upah minimum bisa mempengaruhi ketersediaan lapangan kerja bagi pekerja berupah rendah. Selain itu, regulasi mengenai imigrasi juga akan berdampak terhadap suplai tenaga kerja dan tingkat upah di pasar domestik. 

3. Jumlah Penduduk 

Semakin besar jumlah penduduk di suatu wilayah, maka potensi penawaran tenaga kerja yang masuk ke pasar juga akan semakin tinggi. Hal ini bisa memperluas basis kandidat yang bisa diserap oleh berbagai industri. 

4. Produktivitas Tenaga Kerja 

Perusahaan akan cenderung meningkatkan permintaan tenaga kerja jika biaya untuk merekrut satu orang tambahan lebih rendah dibandingkan keuntungan (produk tambahan) yang dihasilkan oleh orang tersebut. 

Dampak Pasar Tenaga Kerja Terhadap Strategi Rekrutmen HR 

Setelah mengetahui lebih dalam mengenai pasar tenaga kerja, kamu bisa mengambil temuan tersebut untuk menyusun strategi rekrutmen yang tepat. Berikut adalah beberapa dampak pasar tenaga kerja terhadap strategi rekrutmen: 

1. Proses Rekrutmen Jadi Lebih Cepat 

Saat kamu tahu dimana talenta banyak berkumpul dan bagaimana kompetisi di industri tersebut, kamu tidak perlu menebak-nebak lagi. HR bisa langsung menargetkan sumber kandidat yang tepat, sehingga posisi yang kosong bisa terisi dengan lebih cepat. 

2. Penentuan Gaji yang Lebih Pas 

Dengan melihat tren gaji di pasar, kamu bisa menawarkan angka yang lebih masuk akal dan kompetitif. Hal ini akan mencegah proses rekrutmen yang molor hanya karena kandidat menolak tawaran akibat gaji yang dianggap tidak sesuai dengan standar pasar. 

3. Mengurangi Resiko Salah Rekrut 

Kamu tidak akan terjebak mencari profil “super” yang ternyata tidak ada di pasar, sehingga proses pencarian tidak akan sia-sia dan karyawan baru tidak cepat keluar karena beban kerja yang tidak sesuai. 

4. Perencanaan Kebutuhan Karyawan yang Matang 

Data pasar akan membantu kamu melihat posisi mana yang saat ini sedang mahal atau sulit dicari. Dengan informasi ini, kamu bisa memutuskan apakah lebih baik merekrut orang baru, melatih karyawan yang sudah ada atau justru menggunakan jasa dari pihak ketiga (outsourcing). 

Demikian penjelasan mengenai definisi, fungsi, dampak dan faktor dari pasar tenaga kerja. Semoga dengan adanya penjelasan di atas bisa membantu HR perusahaan dalam menemukan kandidat karyawan yang berkualitas, ya. 

Tinggalkan komentar