Cara Membuat Artikel yang Menarik dan Enak Dibaca

Menulis artikel menarik dan enak dibaca, ternyata tidak sesulit yang kita bayangkan. Yang kita perlukan hanya sebuah effort dan passion dalam bidang tersebut. Bagi yang penasaran ingin tahu cara membuat artikel yang menarik, di sini kami akan membagikan tips dan triknya untuk Anda. Simak hingga selesai, ya.

Mari, kita simak, apa saja hal yang perlu diketahui agar bisa membuat sebuah artikel yang menarik.

Cara Membuat Artikel

Jenis-Jenis Artikel

Artikel adalah sebuah karya tulis yang berisi gagasan maupun fakta. Tujuannya untuk membujuk, menghibur, meyakinkan, dan mendidik pembacanya. Panjang artikel disesuaikan dengan topik, ada yang 300 kata, 500, hingga 3000 lebih.

Jenis-jenis artikel pun cukup beragam. Nah, sebelum masuk ke pembahasan inti, pertama-tama, kita kenalan terlebih dahulu dengan jenis-jenis artikel. Artikel sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis berikut:

1. Jenis Artikel Persuasi

Persuasi adalah jenis artikel yang bertujuan untuk memengaruhi pembaca. Artikel dibuat semenarik mungkin. Tujuan pembuatan artikel persuasi agar pembaca bersedia melakukan hal yang dianjurkan oleh kita.

Ada banyak pembahasan artikel yang dibuat dalam bentuk persuasi. Pembahasannya meliputi pendidikan, lingkungan hidup, politik, dan masih banyak lainnya.

2. Jenis Artikel Eksposisi

Artikel eksposisi dibuat untuk memberikan informasi, atau menjelaskan suatu topik tertentu. Artikel ini memiliki fungsi untuk memberi pengetahuan bagi pembaca. Umumnya, artikel eksposisi dilengkapi dengan gambar, statistik, informasi, grafik, dan berbagai informasi pendukung lainnya.

Dalam artikel eksposisi, tulisan dibuat untuk menjelaskan langkah-langkah serta proses kerja. Pembahasan seperti ini, dikenal juga dengan istilah paparan proses.

3. Jenis Artikel Narasi

Narasi adalah sebuah artikel yang berisi tentang rangkaian peristiwa. Tulisan disusun secara sistematis mulai dari awal, tengah, hingga akhir. Dalam artikel narasi, biasanya ada sebuah tokoh, konflik, dan penyelesaian masalah.

Artikel narasi biasanya dibuat untuk sebuah tulisan yang bersifat pengalaman, biografi, hingga autobiografi.

4. Jenis Artikel Argumentasi

Artikel argumentasi, biasanya dibuat dengan tujuan untuk membuktikan kebenaran. Artikel ini merupakan karangan yang menyajikan data atau fakta sebagai landasan alasannya. Artikel ini memiliki unsur data. Terkadang disematkan juga fakta sebagai pendukung opini yang dibangun.

5. Artikel Deskripsi

Deskripsi adalah sebuah artikel yang dibuat atau ditulis untuk menggambarkan tentang hal tertentu kepada pembaca. Tulisan ini dibuat agar pembaca seolah-olah bisa langsung mendengar, merasakan, dan melihat isi deskripsi tersebut

Persiapan Sebelum Menulis Artikel

Sebelum memulai membuat artikel, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Persiapan adalah proses awal agar artikel menjadi lebih baik dan menarik. Berikut persiapan-persiapan apa saja yang harus dilakukan sebelum menulisnya:

1. Tentukan Ide Tulisan

Kebanyakan penulis pemula kesulitan dalam menyusun sebuah artikel. Hal tersebut bisa jadi karena ia tidak menentukan ide artikel yang akan dibuat. Menentukan ide sangat penting. Tulisan tidak akan keluar dari topik jika idenya ditentukan dari awal.

Untuk menentukan ide, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Cara termudah yang bisa Anda lakukan yaitu dengan mencatatnya di smartphone.

2. Riset dan Persiapan Bahan

Riset dan mempersiapkan bahan tulisan bisa menjadi proses panjang sebelum membuat artikel. Contohnya, ketika akan membuat sebuah artikel tentang kesehatan, kita harus meriset topik yang akan kita buat.

Misalnya, ketika kita membuat sebuah artikel tentang pencegahan virus corona, kita harus mencari sumber yang kredibel. Kita harus tahu apakah artikel pencegahan yang kita tulis sudah sesuai dengan standar pakar kesehatan atau belum? Hal ini terkadang membutuhkan waktu ekstra agar artikel tidak hanya sekedar bermanfaat, tapi juga berbobot.

3. Tentukan Kerangka Tulisan

Kerangka tulisan membantu agar pembaca bisa fokus. Untuk menentukan kerangka tulisan, Anda harus tahu gaya bahasa apa yang digunakan, jenis tulisan, dan temanya. Kerangka tulisan perlu diperhatikan, terutama jika Anda ingin membuat artikel dengan jumlah lebih dari 500 kata.

Contohnya seperti kerangka tulisan yang saya buat pada artikel ini. Tulisan cara membuat artikel ini, dibagi ke dalam beberapa sub judul. Dalam sub judul, dibagi juga ke dalam beberapa poin penjelasan. Itulah contoh sederhana sebuah kerangka tulisan.

Pentingkah Riset Artikel Sebelum Menulis?

Ada beberapa jenis tulisan yang wajib memerlukan riset terlebih dahulu. Salah satu contohnya seperti yang telah kami bahas di atas, yaitu tema artikel kesehatan. Kita wajib melakukan riset terlebih dahulu apa yang kita tulis. Adapun alasan kenapa kita harus riset, di antaranya seperti:

1. Tulisan Dapat Dipertanggung Jawabkan

Tidak semua penulis ahli di dalam bidang tema tulisan yang akan dibuat. Contohnya, penulis yang membuat artikel pencegahan virus corona, belum tentu berprofesi di bidang kesehatan. Itulah kenapa, kita harus riset tema terlebih dahulu.

2. Tulisan Menjadi Lebih Detail

Untuk membuat sebuah tulisan yang detail, kita memerlukan sebuah riset yang mendalam. Contohnya membuat artikel promosi produk maupun layanan. Kita harus riset banyak hal, mulai dari manfaat, kelebihan, hingga seluk beluk perusahaan yang menawarkannya.

3. Memberi Kepuasan Kepada Pembaca

Pembaca selalu ingin merasa cukup hanya dengan membaca satu artikel saja. Artinya, satu topik artikel yang Anda buat, harus kaya akan informasi yang dibutuhkan pembaca. Dengan begitu, mereka tidak perlu mencari artikel lain untuk melengkapi informasi yang kurang pada artikel Anda.

Riset adalah salah satu solusi agar artikel yang kita buat kaya akan informasi. Jika Anda sudah menyelesaikan artikel, baca kembali. Kemudian, pastikan semua informasi sudah lengkap. Jika belum, silahkan riset informasi lainnya yang berkaitan dengan topik yang ditulis.

Cara Membuat Artikel yang Menarik

Penulis profesional, tidak hanya menulis artikel yang enak dibaca. Artikel juga harus menarik agar tidak bosan dibaca. Nah, bagi yang penasaran ingin tahu cara menulis artikel yang menarik, silahkan ikuti trik berikut ini:

1. Gunakan Bahasa yang Sesuai Kaidah

Poin pertama yang penting Anda perhatikan adalah kaidah bahasa. Kurangi kebiasan menggunakan kata-kata gaul, dan hindari singkatan-singkatan yang sering dilakukan di chat.

Agar tulisan sesuai dengan kaidah, pastikan Anda menulisnya sesuai dengan ejaan maupun tata bahasa yang benar. Contohnya, penggunaan kata ‘karier, bukan ‘karir’, penggunaan kata ‘andal’ bukan ‘handal’, dan lainnya.

Jangan malas membuka kamus jika ada beberapa istilah Bahasa Indonesia yang Anda ragukan. Cek kamus agar sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

2. Jangan Terpaku ke Dalam Jumlah Kata

Jika suatu topik belum selesai dalam 500 kata, jangan ragu untuk menambahnya. Karena, tujuan Anda menulis artikel yaitu untuk pembaca. Jika tujuannya untuk memuaskan pembaca, maka pastikanlah informasi yang disajikan lengkap dan detail.

Artinya, jumlah kata mengikuti topik yang Anda buat. Kecuali jika topik tersebut bisa selesai dalam jumlah yang pendek, maka tidak perlu lagi ditambah.

3. Gunakan Paragraf Singkat dan Padat

Artikel dengan paragraf singkat sangat disukai pembaca. Khususnya jenis artikel yang akan dimuat di internet. Namun, tidak hanya sekedar singkat. Pargagraf juga harus berisi informasi yang padat.

Idealnya, di dalam satu paragraf hanya berisi 3 hingga 5 baris saja. Jumlah kalimatnya pun tidak lebih dari 5 kalimat.

4. Menandai dengan Poin-Poin

Ada cara yang paling mudah agar pembaca dapat memahami artikel yang Anda buat. Yaitu dengan menggunakan poin-poin sebagai penanda.

Poin-poin yang digunakan tersebut berupa sub judul (heading), bullet atau list, bold, hingga penggunaan warna dalam kata.

Di tulisan ini, saya memberi contoh terkait penggunaan poin-poin tersebut. Misalnya sub judul “Cara Membuat Artikel yang Menarik” ini. Terdapat juga poin-poin berupa list dalam sub judul agar mudah dipahami.

5. Buat Judul yang Menarik

Judul adalah bagian yang pertama kali dilihat oleh pembaca sebelum masuk ke isinya. Itulah salah satu alasan kenapa judul harus dibuat semenarik mungkin. Tujuannya agar pembaca tertarik untuk membaca isinya.

Saya punya dua judul berikut: “Cara Menurunkan Badan” dan “Cara Menurunkan Badan Kurang dari Satu Bulan”.

Menurut Anda, judul mana yang akan menarik minat pembaca? Tentu saja judul nomor yang kedua, yaitu “Cara Menurunkan Badan Kurang dari Satu Bulan”.

Pembaca akan tertarik untuk membaca artikel dengan judul kedua. Karena, menurut pembaca, menurunkan badan kurang dari satu bulan adalah cara efektif dan tergolong cepat.

6. Amati, Tiru dan Modifikasi

Amati, tiru, dan modifikasi adalah formula cara membuat artikel yang unik dan original. Cara ini cocok sekali untuk membuat artikel di internet. Tujuannya agar artikel yang dibuat bukan hasil copy paste dari orang lain.

Mengamati adalah proses riset topik yang akan ditulis. Riset berbagai tulisan yang berkaitan dengan topik yang akan dibuat. Tulisan yang dimaksud di sini, adalah tulisan yang sudah di-posting atau terbit. Selami juga sumber-sumber yang tercantum pada tulisan yang Anda riset.

Tiru tulisan yang telah Anda amati. Tiru yang dimaksud bukan meng-copy secara mentah. Namun meniru alurnya, kerangka tulisannya, hingga gaya bahasanya. Namun, tetap pastikan Anda tidak kehilangan ciri khas.

Terakhir, silahkan modifikasi materi sumber terbaik yang sudah Anda temukan. Jika mampu, silahkan tambahkan ide-ide tulisan yang ada di pikiran Anda.

7. Baca Kembali dan Edit Tulisan yang Sudah Dibuat

Setelah tulisan selesai dibuat, silahkan baca kembali. Edit jika ada tulisan yang typo, atau kalimat-kalimat yang dirasa baku atau sulit dipahami. Pastikan juga tidak ada poin atau informasi yang kurang.

Jika semua sudah benar, Anda baru boleh menerbitkannya, baik melalui media cetak, maupun media online.Nah, itulah pembahasan terkait cara membuat artikel yang menarik dan enak dibaca. Jangan lupa juga untuk terus konsisten dalam menulis. Selain itu, giatlah belajar agar hasil tulisan Anda menjadi lebih baik. Karena, untuk menjadi seorang penulis profesional membutuhkan proses dan effort.

Rate this post
Share:

Tinggalkan komentar