Tugaskaryawan.com – Keahlian seorang akuntan mempunyai peran yang penting baik di dalam bisnis, lembaga pemerintah, maupun kepentingan individu. Dengan adanya akuntan, perusahaan bisa mengelola keuangan secara optimal dan efisien.
Pada dasarnya, seorang akuntan harus mempunyai kemampuan untuk menghitung angka dan mengurus keuangan. Akan tetapi, skill yang harus dimiliki oleh seorang akuntan tidak berhenti disitu saja. Para akuntan harus menguasai beberapa hard skill akuntansi dan soft skill akuntansi khusus agar bisa menjalankan tugasnya secara efektif.
Untuk membantu kamu dalam mempersiapkan diri menjadi seorang akuntan hebat, yuk simak ulasan di bawah ini sampai dengan selesai!
Skill yang Harus Dimiliki Seorang Akuntan
Ada sekitar 7 skill yang harus diperhatikan agar menjadi seorang akuntan profesional, yaitu:
1. Komunikasi yang Baik
Pekerjaan seorang akuntan tidak hanya berputar di angka dan keuangan saja. Terkadang akuntan juga perlu melakukan presentasi terkait proposal anggaran, laporan pajak, laporan keuangan dan lain-lain. Maka dari itu, kemampuan berkomunikasi yang baik dan jelas juga menjadi kemampuan akuntansi yang penting.
akuntan juga harus memastikan bahwa pihak lain sudah memahami konsep-konsep dan laporan yang disampaikan. Keterampilan komunikasi ini juga mencakup memberi dan menerima pendapat sehingga bisa memahami kebutuhan klien dan memberikan solusi yang terbaik.
2. Mampu Bekerja Dibawah Tekanan
Seorang akuntan cukup penuh dengan tekanan. Misalnya, jam kerja yang panjang, dituntut untuk menghasilkan hasil yang berkualitas, harus selalu siap menyampaikan saran dan lain-lain.
Keahlian akuntan untuk bisa bekerja dibawah tekanan menjadi salah satu hal yang penting. Ini bertujuan untuk memastikan diri selalu tenang sehingga bisa lebih fokus dalam menyelesaikan tugas secara teliti.
3. Manajemen Waktu
Dalam memenuhi tugas serta tanggung jawabnya, seorang akuntan biasanya mengerjakan banyak tugas sekaligus. Skill akuntansi yang menjadi kunci disini adalah manajemen waktu.
Kemampuan untuk mengelola beban kerja dan mengatur waktu secara baik akan menciptakan produktivitas dan efektivitas. Ini akan memungkinkan kamu untuk menyelesaikan tugas tepat di waktu yang telah ditentukan.
4. Kemampuan Beradaptasi
Kemampuan beradaptasi menjadi kemampuan untuk menyesuaikan diri ketika terjadi perubahan, tantangan dan perkembangan situasi. Seorang akuntan yang mampu menghadapi terjadinya perubahan teknologi dan peraturan tertentu bisa meningkatkan kualitas karirnya. Softskill akuntansi ini juga bisa membantu kamu untuk tanggap dalam memenuhi permintaan klien.
5. Pemecahan Masalah yang Baik
Skill seorang akuntan dalam memecahkan masalah dibutuhkan untuk bisa menemukan solusi terbaik ketika ketidakakuratan akuntansi terjadi. Ini termasuk mengenali masalah, mengidentifikasi solusi dan menerapkan solusi. Seorang akuntan dengan problem solving skills tidak hanya mampu memberikan jawaban akan kenapa masalah terjadi, tapi juga bisa membantu perusahaan untuk menghindari masalah terjadi di masa mendatang.
6. Aktif dan Ingin Terus Belajar
Di bidang akuntansi juga mengalami kemajuan teknologi, perubahan praktik dan pembaruan peraturan. Maka dari itu, seorang akuntan harus aktif mengikuti pembaruan dan mempunyai rasa ingin terus belajar. Belajar tidak hanya untuk menambah pengetahuan, tapi juga penting untuk mengembangkan diri dan menyesuaikan praktik bisnis dalam perusahaan.
7. Kemampuan Berkolaborasi dengan Rekan Kerja
Dalam kesehariannya, pekerjaan seorang akuntan juga mencakup komunikasi dan kolaborasi dengan tim, departemen lain, pemegang saham, klien dan lembaga pemerintah. Jadi, seorang akuntan harus memiliki kemampuan berkolaborasi yang baik dengan orang lain. Kerjasama yang baik akan mempercepat penyelesaian masalah, mewujudkan tujuan perusahaan dan menghasilkan tempat kerja yang lebih positif.
8. Berpikir Secara Kritis
Skill finance memang dibutuhkan oleh seorang akuntan untuk mengevaluasi keuangan, tapi kemampuan untuk berpikir kritis juga salah satu hal yang penting. Berpikir kritis yang dimaksud adalah kemampuan mempertimbangkan semua sudut untuk membentuk sebuah penilaian.
Pemikiran yang kritis akan membantu seorang akuntan untuk menafsirkan data-data, mencari ketidakakuratan, memperkirakan risiko dan lainnya. Kemudian, seorang akuntan bisa dengan tepat mengambil keputusan dan menemukan solusi untuk permasalahan tersebut.
9. Kemampuan Menggunakan Software Akuntansi
Di zaman serba canggih seperti sekarang, hampir semua perusahaan menggunakan software akuntansi untuk mempermudah pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan. Maka dari itu, salah satu skill utama yang harus dimiliki seorang akuntan adalah kemampuan mengoperasikan software akuntansi.
Beberapa software akuntansi yang banyak digunakan adalah Xero, SAP dan QuickBooks. Masing-masing software tersebut mempunyai fitur berbeda, tapi tujuan utamanya sama yaitu membuat pekerjaan akuntansi lebih efisien.
Apabila kamu belum menguasai software-software akuntansi, itu bisa menjadi peluang untuk mengupgrade skillmu. Banyak program pelatihan dan kursus yang bisa membantu kamu mempelajari software akuntansi yang paling banyak digunakan di industri.
10. Orientasi yang Detail Terhadap Data
Soft skill akuntansi yang terakhir adalah perhatian terhadap detail. Tugas utama seorang akuntan adalah membuat laporan keuangan. Untuk memenuhi pekerjaan ini, dibutuhkan tingkat perhatian akan detail yang tinggi untuk mengidentifikasi masalah dan memverifikasi laporan keuangan.
Seorang akuntan yang detail akan menghasilkan data konsisten dan laporan keuangan yang akurat. Selain itu, keahlian akuntansi ini akan meminimalisir terjadinya kesalahan fatal dan mengurangi resiko terjadinya investigasi dari badan yang berwenang.
Jika kamu merasa bahwa kamu sudah mempunyai beberapa atau bahkan semua skill di atas, itu berarti kamu sedang berada di jalur yang tepat untuk menjadi seorang akuntan profesional. Namun, jika kamu merasa ada beberapa skill yang harus diperbaiki, jangan khawatir. Semua skill di atas bisa dipelajari dan ditingkatkan dengan latihan dan pendidikan yang tepat!