Tugaskaryawan.com – Setelah melewati berbagai tahapan rekrutmen karyawan, kamu tentu sangat berbahagia ketika HRD mengirimkan dokumen kontrak kerja. Namun, jangan sampai perasaan bahagia itu membuat kamu lupa atau tidak teliti dalam membaca kontrak kerja, ya.
Lalu, apa saja poin yang harus diperhatikan sebelum tanda tangan kontrak kerja? Yuk, simak ulasan di bawah ini sampai dengan selesai.
Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Tanda Tangan Kontrak Kerja
Ada sekitar 7 hal penting yang harus diperhatikan sebelum kamu melakukan tanda tangan kontrak, yaitu:
1. Durasi Kontrak
Selain meninjau posisi dan tanggung jawab, jangan lupa mencermati durasi masa berlaku kontrak. Informasi ini sangat penting supaya kamu bisa mengantisipasi atau mengatur strategi karir.
Misalnya, kamu mendapatkan PKWT untuk satu tahun. Kamu bisa menentukan apa yang harus dilakukan agar pemasukan tetap stabil setelah selesai kontrak. Terutama, jika pada akhirnya perusahaan memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak PKWT kamu.
Lalu, pelajari juga apakah ada ketentuan khusus mengenai perpanjang kontrak. Dengan begitu, kamu tidak mudah terkejut ketika perusahaan ingin menambah durasi hubungan kerja atau ada syarat tertentu untuk perpanjangan.
2. Posisi dan Tanggung Jawab
Detail mengenai posisi dan tanggung jawab pekerjaan menjadi hal penting yang harus kamu perhatikan ketika menerima kontrak kerja. Kamu harus mencocokkan deskripsi pekerjaan dalam lowongan yang kamu lamar dengan yang tertulis dalam kontrak.Selain itu, pastikan juga setiap poin tanggung jawab dalam kontrak kerja sesuai dengan ekspektasi dan kemampuanmu.
Terakhir, kamu juga harus memperhatikan target dan indikator performa dalam kontrak. Pasalnya, kedua poin tersebut akan berpengaruh terhadap penilaian performa yang menemukan perpanjangan kontrak dan besar bonus (jika ada).
3. Jam Kerja
Poin selanjutnya yang harus kamu cek di dalam kontrak kerja adalah jam atau waktu kerja. Untuk poin ini, kamu harus memastikan jam kerja reguler dalam kontrak sudah sesuai dengan kesepakatan dan aturan. Pasalnya, jika jam kerja terlalu panjang atau melebihi aturan dan kesepakatan, itu bisa berpengaruh terhadap kesehatan dan kehidupan pribadimu.
Selain itu, periksa juga poin kompensasi dan kebijakan perusahaan mengenai waktu lembur. Hal ini untuk mengantisipasi situasi ketika kamu harus bekerja di luar waktu normal sewaktu-waktu.
Di saat perusahaan terlalu sering meminta lembur tanpa kompensasi yang memadai, ini bisa merugikanmu dari segi waktu dan kesehatan. Jadi, jangan lupa periksa detail mengenai kebijakan pemilihan jam kerja atau kesempatan untuk remote working di hari-hari tertentu.
4. Besaran Gaji Pokok
Besaran gaji dan benefit menjadi salah satu pertimbangan terbesar karyawan ketika mencari pekerjaan. Temuan ini sangat wajar karena gaji dan benefit memang berpengaruh terhadap kepuasan serta kesejahteraan kamu sebagai pekerja. Jadi, pastikan kamu membacanya dengan teliti di poin gaji dan tunjangan dalam kontrak dengan memperhatikan empat detail berikut:
- Besaran gaji pokok.
- Tunjangan kesehatan.
- Tunjangan transportasi.
- Bonus dan insentif.
5. Ketentuan Pemutusan Hubungan Kerja
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) merupakan situasi yang bisa menimpa setiap karyawan tanpa terkecuali. Jadi, sangat penting untuk kamu memahami ketentuan PHK di dalam kontrak.
Beberapa poin yang harus kamu cari tahu dan pelajari adalah prosedur dan hak jika terkena PHK. Hak yang dimaksud dalam kalimat di atas adalah pesangon dan kompensasi. Dengan mengetahui prosedur PHK dan hak karyawan, kamu akan lebih mudah mengatur strategi untuk mengantisipasi PHK.
Pasal maupun poin mengenai PHK sangat penting karena menyangkut keamanan kerja dan hak karyawan. Jadi, pastikan kamu membaca dengan teliti di setiap poin ketentuan PHK dalam kontrak sebelum tanda tangan, ya.
6. Sanksi dan Disiplin
Masih relevan dengan poin sebelumnya, kamu juga harus mengetahui sanksi yang berlaku di tempat kerja agar terhindar dari pelanggaran. Setiap perusahaan memiliki tata tertib yang harus kamu patuhi.
Contohnya waktu kerja, aturan berpakaian dan kebijakan penggunaan perangkat kantor. Jadi, pastikan kamu membaca setiap detail kontrak dan menanyakan peraturan perusahaan kepada pihak HRD sebelum tanda tangan kontrak, ya.
7. Penyelesaian Perselisihan
Perselisihan mengenai hak dan kewajiban kerja bisa terjadi kapan saja. Jadi, kamu harus mengetahui mekanisme penyelesaiannya.
Umumnya, kontrak kerja akan menjelaskan kepada siapa kamu bisa melaporkan masalah di level internal. Selain itu, kontrak kerja juga akan mengatur apakah perusahaan akan menggunakan mediasi atau arbitrase sebagai langkah penyelesaian kalau tidak ada solusi dari musyawarah internal.
Poin ini sangat penting karena berpengaruh terhadap waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah. Selanjutnya, pastikan perjanjian kerja menjelaskan bagaimana perusahaan akan melindungi data pribadi.
Kebijakan privasi ini penting agar data proses rekrutmen seperti nomor KTP, alamat, nomor handphone atau informasi rekening bank tidak disalahgunakan. Lalu, kamu juga bisa memahami bagaimana perusahaan menggunakan data pribadimu.
Contohnya, apakah data tersebut akan digunakan untuk kebutuhan selain administrasi internal? Jika iya, pastikan kamu sudah setuju dengan penggunaanya, ya.
Kontrak kerja menjadi dokumen penting untuk memastikan hak dan kewajiban karyawan terpenuhi secara adil. Tidak hanya itu, kontrak kerja juga dapat melindungi kamu sebagai pekerja dari resiko maupun masalah di masa depan.
Jadi, pastikan kamu membaca dengan teliti di setiap detail kontrak kerja sebelum membubuhkan tanda tangan. Jika masih bingung atau tidak yakin dengan pasal tertentu dalam kontrak, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan pihak yang lebih berpengalaman atau bertanya langsung kepada pihak HRD untuk meminta kejelasan. Semoga membantu!