Administrasi

5 Kelebihan dan Kekurangan Mengirim Surat Lamaran Kerja dengan Tulisan Tangan 

Anggi Novita Sari Diterbitkan 11:30 5 menit membaca
Kelebihan dan Kekurangan Mengirim Surat Lamaran Kerja dengan Tulisan Tangan 
Ukuran Teks:

Tugaskaryawan.com – Untuk kamu yang sedang mencari pekerjaan dan melamar ke berbagai lowongan yang ada, biasanya mengirimkan surat lamaran kerja dalam ketika komputer atau tulisan tangan? Dirimu mungkin pernah mendengar bahwa tulisan tangan dalam surat lamaran kerja lebih memungkinkan untuk perekrut membaca karaktermu. Lain dengan ketika komputer yang hanya bisa dilihat dari segi pemilihan kata dan bukan cara menulisnya. 

Apabila tidak ada ketentuan tertentu, sebenarnya kamu boleh saja memilih antara mengetik atau menulis surat lamaran kerja. Mengirimkan surat lamaran kerja yang ditulis tangan ada kelebihan dan kekurangan yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu. Simak penjelasan di bawah ini sampai selesai agar bisa memutuskan ingin model surat lamaran kerja yang mana. 

Kelebihan dan Kekurangan Mengirim Surat Lamaran Kerja dengan Tulisan Tangan 

Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan ketika kamu mengirimkan surat lamaran kerja dengan tulisan tangan: 

1. Kalau Tulisan Tulisannya Sulit Dibaca, Bakal Langsung Disingkirkan Perekrut 

Mengirim surat lamaran dengan tulisan tangan berarti harus memperhatikan betul kerapian tulisanmu. Opsi ini tidak cocok kalau teman saja sering memprotes tulisanmu yang susah dibaca. Lebih baik kamu mengirimkan surat lamaran kerja dalam ketika komputer. 

Memang tulisan tanganmu tidak harus indah. Namun, minimal mesti mudah dibaca oleh siapa saja. dalam masa pembukaan lowongan kerja tentu perekrut menerima banyak surat lamaran kerja. Mereka tidak bisa berlama-lama membaca satu-persatu. 

Surat lamaran kerja dengan tulisan tangan yang buruk akan menjadi yang pertama tersingkirkan. Maka sedari dulu tulisanmu seperti apa. Belajarlah menulis dengan rapi jika waktunya masih tersedia. Namun bila surat harus segera dikirim, gunakan ketika komputer saja daripada kamu susah-susah menulisnya dan hanya berakhir di tempat sampah. 

2. Proses Pembuatannya Butuh Lebih Banyak Waktu dan Energi 

Menulis surat lamaran kerja dan CV yang cukup panjang tidak semudah mengetiknya dengan komputer. Ketikan komputer sangat mudah untuk disalin tempel setiap kamu hendak melamar kerja yang berbeda. Sementara itu, meski isi suratnya sama, menulisnya dengan tangan berarti menyalin lagi dari awal sampai dengan akhir. 

Kalau membuat surat lamaran dengan komputer cuma butuh waktu sekitar 1 atau 2 menit dan cukup mengganti nama kantor yang dituju plus posisi yang diinginkan, sedangkan dengan tulisan bisa lebih dari 15 menit. Belum lagi kalau di tengah-tengah ada kesalahan dalam penulisan. Jika kamu ingin surat lamaran kerja dan CV yang rapi meski mengulanginya dari awal. 

Dari segi waktu dan tenaga, membuatnya dengan tulisan tangan jelas tidak efisien. Apabila ada coretan maupun correction tape saja mungkin sudah mengurangi ketertarikan perekrut. Lain dengan menggunakan komputer, salah ketik tinggal dihapus dan diperbaiki tanpa meninggalkan jejak ketika dicetak nanti. 

3. Tulisan yang Rapi akan Menarik Perhatian Perekrut 

Tulisan tangan yang berantakan dan sulit dibaca kemungkinan besar langsung masuk ke tempat sampah. Namun, tulisan yang rapi bahkan seperti huruf di komputer akan sangat menarik perhatian. Apabila tulisanmu sering dikagumi oleh teman-teman, tidak ada salahnya menjadikannya sebagai salah satu senjata ketika kamu melamar pekerjaan. 

Kamu mempunyai kelebihan yang jarang dimiliki oleh pelamar lain. Nilai plus kamu bahkan bisa dilihat begitu perekrut membuka amplop. Memang, tulisan tangan yang bagus bukan jaminan dirimu juga bisa bekerja dengan baik. Akan tetapi, kamu sudah berhasil mencuri perhatian pihak perekrut diantara tumpukan berkas lamaran yang lain. 

Sedikit banyak tentu mereka akan penasaran untuk tahu lebih dalam mengenal kamu. Jika CV-mu juga bagus dan dirimu memenuhi syarat administrasi untuk posisi yang dilamar, kemungkinan besar kamu akan dipanggil untuk mengikuti tahap selanjutnya, Tiket tes berikutnya bisa didapatkan berbekal tulisanmu yang indah. 

4. Dianggap Mengabaikan Ketentuan Jika yang Diminta Ketikan Komputer 

Sebagai calon pelamar, kamu mesti memperhatikan setiap ketentuan yang dicantumkan oleh pihak perekrut dalam iklannya. Apakah mereka meminta pelamar mengirimkan surat lamaran kerja dan CV yang ditulis tangan, ketik komputer atau boleh memilih salah satunya? Apabila perekrut menginginkan semua surat lamaran dan CV yang masuk dalam ketika komputer, jangan sekali-kali mengirimkannya dalam bentuk tulisan tangan. 

Itu hanya akan menyia-nyiakan usahamu sebab alih-alih perekrut terkesan, mereka malah berpandangan buruk. Belum apa-apa dirimu sudah tidak cermat dan mengabaikan ketentuan dalam lowongan kerja. Jangan-jangan bila kamu diterima karyawan akan lebih parah. 

Seperti dirimu melanggar aturan-aturan yang ditetapkan dan berbuat semaunya sendiri. Daripada mengambil resiko besar tersebut, tentu lebih baik mereka langsung menyingkirkan berkasmu. Tidak usah berkreasi apabila pihak perekrut sudah membuat ketentuan khusus mengenai surat lamaran kerja dan CV yang diharapkan. 

5. Menghemat Biaya Cetak 

Untuk kamu yang tidak mempunyai printer sendiri, melamar pekerjaan akan menghabiskan cukup banyak uang. Kalau suatu lowongan bisa menerima surat lamaran melalui surel, kamu tidak perlu mencetak berbagai dokumen. Namun bila kamu harus mengirim surat lamaran kerja dan segala lampirannya dalam bentuk cetak, per bundel menghabiskan cukup banyak uang. 

Nanti masih ditambah dengan ongkos kirimnya. Pekerjaan dan penghasilan masih nol, tapi pengeluaran untuk melamar kerja terus mengalir. Sekalipun kamu masih membayar biaya kirim, menulis surat lamaran dan CV dengan tangan akan membantumu lebih berhemat. 

Kemajuan teknologi saat ini memang bisa membuat surat lamaran kerja dan CV yang ditulis dengan tangan seperti ketinggalan zaman. Sebenarnya tidak juga, tergantung dari permintaan pihak perekrut sendiri. Apabila dalam iklan lowongan tidak ada keterangan mengenai surat lamaran dan CV diketik atau ditulis, prioritaskan untuk mengetiknya. 

Alasannya, sekarang memang sudah jamannya apa-apa diketik komputer sehingga perekrut barangkali merasa tidak perlu lagi untuk mencantumkannya. Namun, boleh juga dirimu mengirim dalam dua bentuk, yaitu komputer dan tulisan tangan. Hindari hanya mengirim dalam format tulisan tangan, apalagi kalau goresan penamu tidak rapi.  

Tinggalkan komentar