Tugaskaryawan.com – Konrak kerja adalah sebuah kesepakatan yang dibuat oleh perusahaan bersama pekerjanya. Kontrak kerja ini biasanya berisi upah yang akan diberikan, mekanisme kerja, tunjangan, bonus hingga jam kerja.
Yap betul, ada banyak hal yang akan dibahas di dalam kontrak kerja ini. Maka dari itu, kemampuan negosiasi juga begitu dibutuhkan agar tercapai keuntungan bersama antara perusahaan dan karyawan. Yuk, simak ulasan di bawah ini sampai dengan selesai.
Tips Negosiasi Kontrak Kerja
Berikut adalah lima tips negosiasi kontrak kerja yang harus kamu perhatikan:
1. Mempelajari Semua yang Tercantum di Kontrak Kerja
Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika menerima dokumen kontrak kerja adalah membacanya dengan seksama. Biasanya, pihak perusahaan akan menjelaskan secara rinci kontrak kerjamu dan menjadi hal wajar ketika isinya cukup panjang.
2. Mengajukan Permintaan atau Revisi dengan Sopan
Isinya tidak hanya menandakan bahwa kamu telah diterima kerja dengan resmi, tapi berisikan mengenai upah yang akan kamu dapatkan, tugas atau jobdesk, tunjangan dan berbagai aturan lainnya. Selama kamu membaca kontrak kerja, temukan celah yang ada lalu catat. Setelah itu, susun rencana negosiasi yang akan kamu tawarkan kepada perusahaan.
Ingat, kontrak ini berisi kesepakatan kerja antara kamu dan perusahaan. Jadi, ketika kamu menemukan hal yang menurut kamu tidak sesuai, kamu bisa melakukan negosiasi.
Kamu bisa mengajukan permintaan atau revisi. Kuncinya adalah tetap bertindak secara sopan. Jelaskan permintaan tersebut secara lembu agar tidak membuat pihak perusahaan merasa tersinggung.
3. Memberikan Jalan Alternatif
Saat ada yang tidak sesuai dengan keinginanmu, kamu bisa mengajukan permohonan revisi. Namun perlu diingat, tidak hanya berbicara sopan tapi sebagai karyawan yang baik kamu juga harus bisa menyediakan jalan alternatif bagi perusahaan.
Contohnya ketika perusahaan menawarkan gaji dengan nominal yang menurutmu masih jauh dari batasan umur, kamu bisa mengajukan revisi dengan mengingat pengalaman yang sudah kamu lewati sebelumnya. Tunjukkan keahlian dan prestasimu, sehingga ini menjadi jalan alternatif bagi perusahaan karena kamu akan memberi kontribusi besar bagi mereka asalkan mereka juga menaikkan gaji kamu.
Mereka akan mendengarkan dan melakukan pertimbangan keinginan tersebut. Jika jalan alternatif tersebut tidak masuk akal, tidak menutup kemungkinan perusahaan bisa menerima permohonan tersebut.
4. Harus Tetap Realistis dengan Situasi
Melakukan negosiasi juga sah-sah saja dilakukan. Tapi, kamu juga harus sadar dengan situasi yang realistis.
Strategi negosiasi yang baik dimulai dengan cara memahami keterampilan apa yang kamu miliki, sehingga ini menjadi modal untuk melakukan negosiasi. Keunggulan tersebut bisa kamu manfaatkan sehingga bisa menghasilkan kontrak yang lebih baik.
Intinya, kamu sendiri yang tahu nilai dirimu. Jadi, tawarkan serealistis mungkin tanpa harus melebih-lebihkan. Hal ini bertujuan agar perusahaan juga mendapatkan untung, begitupun dengan kamu.
5. Jangan Fokus Hanya Pada Gaji
Kontrak kerja sering dianggap hanya sebagai dokumen yang menjelaskan mengenai gaji yang akan kamu terima. Namun penting untuk kamu sadari, bahwa isinya tidak hanya itu saja. Ada banyak faktor lain yang harus diperimbangkan.
Jangan lupa untuk melihat fasilitas seperti bonus, tunjangan, asuransi dan jam kerja ketika melakukan negosiasi kontrak. Sesuaikan juga dengan peraturan undang-undang ketenagakerjaan agar kamu tidak jadi korban over work.
Karyawan juga manusia dan mempunyai hak asasi yang harus dijunjung tinggi. Maka dari itu, tips negosiasi ketika kontrak kerja ini sangat penting agar kamu juga bisa dihargai oleh perusahaan dan kamu juga menghargai mereka dengan cara memberikan kontribusi yang besar. Semoga membantu dan bermanfaat!