Peluang 10 Prospek Kerja Akuntansi Demi Masa Depan Cerah

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Ingin kerja apa setelah lulus studi Akuntansi ? Yuk baca artikel di bawah ini tentang prospek kerja Akuntansi.

Dalam dunia perkuliahan, banyak sekali jurusan atau mata kuliah yang dapat kamu pilih untuk melanjutkan studimu setelah kamu lulus SMA.

Banyak orang berpikir jika Akuntansi hanya berkecimpung dengan nilai dan angka. Namun nyatanya banyak sekali prospek kerja dari bidang ini.

Mulai dari perusahaan, lembaga pemerintah, organisasi pemerintah, ataupun jenis tempat kerja lain pasti membutuhkan seorang Akuntan. Lebih baik kamu mengetahui beberapa prospek kerja Akuntansi yang menarik berikut ini.

Akuntansi

Mata kuliah Akuntansi pada umumnya mempelajari tentang bagaimana cara atau pencatatan transaksi keuangan perusahaan, yang dimulai dari pencatatan atau jurnal, pembukuan dan penyusunan laporan keuangan.

Lebih dalam lagi mata kuliah Akuntansi mempelajari tentang laporan keuangan, cara pencatatan keuangan dan penutup, neraca lajur, kertas kerja, akuntansi utang-piutang, persediaan, dan pencatatan modal serta dividen.

Jika dilihat dari deskripsi mata kuliah tersebut, tentunya banyak sekali yang membutuhkan tenaga dari lulusan Akuntansi untuk mengolah keuangan sebuah perusahaan atau lembaga.

10 Prospek kerja Akuntansi

Menjadi salah satu lulusan Akuntansi, tentunya tidak usah terlalu bingung untuk memilih suatu pekerjaan nantinya. Karena kamu dapat leluasa memilih pekerjaan yang pas dan cocok buat kamu.

1. Dosen atau Guru

Setelah kamu selesai dalam perkuliahan Akuntansi kamu bisa milih profesi sebagai tenaga pengajar. Entah sebagai dosen ataupun Guru Akuntansi.

Jika kamu tertarik dalam sebuah pendidikan dan ingin menjadi dosen atau guru, setidaknya kamu harus memiliki ijazah minimal S2 atau master.

Namun kebanyakan seorang dosen akan dituntut memiliki gelar doktor. Nah jika hanya ingin menjadi guru maka mengenyam pendidikan sampai S1 saja sudah cukup.

Penghasilan dari profesi tenaga pendidik pun juga menjanjikan. Setiap bulannya gaji yang diterima oleh guru atau pun dosen berkisar Rp 5.000.000 untuk guru dan Rp 7.000.000 untuk dosen.

Besaran gaji tersebut pun masih merupakan gaji pokok, belum dengan tunjangan – tunjangan lain. Bisa dibilang jika gaji tersebut masih bisa membesar angkanya.

2. Akuntan Publik

Pekerjaan menjadi Akuntan publik merupakan akuntan yang memiliki izin dari Menteri Keuangan untuk mendirikan jasa Akuntan pada khalayak umum.

Jika kamu tertarik menggeluti pekerjaan ini, setidaknya kamu harus memiliki izin – izin atau persyaratan yang dibutuhkan seperti sertifikat tanda lulus resmi, berwarga Negara Indonesia, ataupun kebijakan yang sudah ditetapkan Pemerintah.

Gaji yang akan diterima sebagai seorang Akuntan Publik juga terbilang besar, pasalnya setiap bulan kamu bisa mendapatkan gaji sebesar Rp 5.000.000 hingga Rp 10.000.000.

Besaran sebuah penghasilanya pun juga berbeda, tergantung pada lembaga apa kamu bekerja.

3. Akuntan Privat

Jika sebelumnya kita bahas Akuntan Publik, berbeda halnya dengan Akuntan privat. Akuntan privat hanya bertugas pada satu perusahaan atau organisasi tertentu.

Menjadi Akuntan Privat setidaknya memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan oleh perusahaan atau organisasi tersebut, seperti halnya ijazah minimal S1 Akuntansi, batas usia, dan sebagainya.

Memang pada awalnya seorang Akuntan tidak memiliki penghasilan yang terlalu tinggi, hanya berkisar UMR suatu daerah saja. Namun besaran nilai yang diterima berubah seiring berjalannya waktu.

Sebagai seorang Akuntan senior dan memiliki sertifikas Chartered Financial Analyst ( CFA ), besaran gaji yang diterima dapat mencapi Rp 7.000.000 hingga Rp 12.000.000 setiap bulan.

4. Instansi Pemerintah OJK atau BI

Menjadi lulusan Akuntansi juga dapat bekerja OJK atau BI yang merupakan instansi yang dimiliki oleh Pemerintah. Seperti banyak yang diidam – idamkan oleh lulusan Akuntansi dapat bekerja pada instansi tersebut.

Selain bergengsi, bekerja pada instansi Pemerintah ini juga memberikan gaji yang terbilang tinggi untuk seorang fresh graduated. Ya biarpun sedikit sulit memang jika ingin bekerja pada instansi ini.

Mengingat seleksi yang diterapkan dalam instansi ini terbilang susah, lebih baik mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk memenuhi syarat yang telah ditetapkan.

Besaran gaji yang didapatkan pada instansi ini sebagai staffnya saja setiap bulannya mendapatkan upah rata – rata Rp 16.000.000. Angka yang sangat besar bukan.

Baca Juga: 10 Prospek Kerja Akuntansi

5. Financial Analyst

Selanjutnya bekerja menjadi financial analyst juga merupakan prospek kerja dari Akuntansi. Pekerjaan ini bersangkutan dengan informasi keuangan yang disusun untuk dijadikan dasar mengambil sebuah keputusan dalam bisnis.

Seperti pada umumnya jika ingin melamar kerja harus memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh perusahaan itu sendiri. Setidaknya menjadi seorang financial analyst harus memiliki kemampuan untuk mendukung kinerja.

Seperti memiliki kemampuan analisis yang baik, menguasai program komputer yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut dan lain sebagainya.

Besaran pendapatan yang diterima oleh seorang financial analyst setiap bulan dapat mencapi Rp 10.000.000, tergantung dimana kamu bekerja.

6. Auditor Internal

Sebagai audior internal bertugas untuk memeriksa keuangan internal dalam sebuah perusahaan atau organisasi untuk menjadikan bahan masukan kepada manajemen.

Biasanya jika ingin menjadi seorang auditor setidaknya memenuhi persyaratan untuk menetapkan standar perekrutan karyawan dari perusahaan itu sendiri.

Seperti halnya ijazah S1 Akuntansi, memiliki sertifikat CFA. Untuk menjadi seorang auditor harus memiliki tingkat ketelitian yang tinggi, di mana untuk menunjang kinerja sebagai auditor itu sendiri.

Gaji yang bisa didapatkan menjadi seorang auditor, rata – rata mendapatkan gaji sebesar Rp 10.000.000 setiap bulannya. Karena miliki tanggung jawab dan tugas yang berat.

7. Perencana Keuangan

Pekerjaan menjadi perancang keuangan ya sama halnya dengan namanya yaitu merencanakan, menyusun keuangan dalam sebuah perusahaan ataupun organisasi lainnya.

Menjadi seorang perancang keuangan, diperlukan wawasan yang luas dalam setiap pengambilan aspek yang berkaitan dengan keuangan. Seperti pajak, hukum pajak dan lain sebagainya.

Gaji yang bisa diterima menjadi perancang keuangan biasanya bervariatif sesuai dengan kebijakan perusahaan atau organisasi yang meberikan gaji.

Namun jika dilihat dari rata – rata gaji yang diterima berkisar antara Rp 3.000.000 hingga Rp 5.000.000.

8. Manajer Akuntansi

Manajer Akuntansi merupakan posisi tertinggi dari akuntan lain yang ada di bawahnya. Pekerjaanya yaitu membuat keputusan keuangan suatu perusahaan berdasarkan data – data keuangan.

Menjadi seorang Manajer Akuntansi yang bisa dibilang sebagai pemimpin, membutuhkan kemampuan atau keahlian dalam menunjang kinerjanya.

Seperti halnya kemampuan dalam berkomunikasi, menyusun atau mengelola keuangan perusahaan, serta memberikan rekomendasi bagi perusahaan berdasarkan data – data yang ada.

Gaji sebagai Manajer Akuntan biasanya mendapatkan Rp 30.000.000 hingga Rp 36.000.000 juta setiap bulannya. Namun besaran gaji yang diterima tentunya berbeda satu dengan yang lainnya.

Besaran gaji yang didapat tergantung di mana dia bekerja, dan pada lembaga , organisasi atau perusahaan apa dia bekerja.

9. Konsultan Pajak

Menjadi seorang konsultan pajak saat ini banyak diminati dan banyak dibutuhkan untuk memberikan konsultasi pada pengguna pajak.

Pekerjaan ini terbilang pekerjaan yang cukup santai namun membutuhkan pengetahuan yang luas tentang sebuah perpajakan dari segi hukum atau yang lainnya.

Komunikasi yang baik, merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki seorang konsultan pajak. Selian itu sebagai seorang konsultan harus bisa memberikan solusi atau pemecahan masalah pada kasus dari klienya.

Besaran gaji yang diterima seorang Konsultan Pajak berfariasi, biasanya mencapai Rp 5.000.000 hingga Rp 10.000.000 setiap bulannya. Namun ada juga yang mendapatkan lebih, dan itu tergantung dari masalah yang dihadapinya.

Semakin kompleks sebuah masalah dari klien bisanya memicu besarnya gaji yang diterima oleh konsultan.

10. Pengusaha

Jurusan apa saja sekarang bisa menjadi seorang pengusaha tak terkecuali seorang lulusan Akuntansi.

Menjadi pengusaha tidak terlalu dibutuhkan syarat – syarat khusus seperti melamar sebuah pekerjaan. Asalkan seseorang itu memiliki keuletan, tidak mudah putus asa, pekerja keras bisa menjadi pengusaha apapun yang diinginkan.

Untuk gaji pun tidak perlu ditanyakan lagi. Gajimu bisa kamu tentukan sendiri sesuai dengan hasil omset perusahaan yang kamu miliki.

Jurusan Akuntansi tidak hanya berkecimpung dalam urusan nilai ataupun keuangan suatu perusahaan ataupun organisasi. Prospek kerja yang dimiliki jurusan Akuntansi sangat luas dan banyak.

Tentunya sebagai calon mahasiswa yang ingin mengambil suatu jurusan harusnya telah memantapkan diri untuk memutuskan atau mengambil satu mata kuliah.

Demikian informasi yang dapat kami rangkum tentang prospek kerja Akuntansi, semoga dapat menjadi referensi, baik yang hendak masuk kuliah ataupun yang sudah lulus.

Artikel Terkait