8 Tugas Manajer Produksi, Kualifikasi & Gaji yang Layak

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tugas Manajer Produksi, perusahaan yang beorientasi pada sebuah produk dagang pasti akan membutuhkan seorang manajer produksi.

Manajer Produksi adalah orang yang akan mengatur segala kegiatan yang bersangkutan dengan aktivitas produksi perusahaan.

Dalam sebuah perusahaan yang berorientasi pada sebuah produk, seorang manajer produksi memiliki peran yang sangat penting dan tidak bisa diabaikan.

Dia adalah kunci suksek dibalik semua produk yang dipasarkan.

Manager Produksi ini harus bisa mengatur pengalokasian kuantitas jumlah produksi yang diedarkan.

Hal ini akan berkaitan erat dengan pemasukan yang mampu dibuat oleh produk yang akan dijual di pasaran.

Tugas manajer produksi pada umumnya bertanggung jawab pada semua hal yang berkaitan dengan produksi, mulai dari progres, proses, problem solving, kualitas, kuantitas dan lain sebagainya.

Secara garis besar tugas seorang manajer produksi adalah memastikan tercapainya hasil produksi sesuai dengan rencana perusahaan.

Tugas Manajer Produksi Serta Kewajiban

Mengemban tanggung jawab seorang manajer produksi tentu sangat besar. Berikut adalah tugas yang harus dilaksanakan oleh manajer produksi:

Tugas

  • Merencanakan sebuah rencana dan mengatur jadwal proses produksi.
  • Melakukan pengawasan terhadap proses produksi supaya kualitas, kuantitas, dan waktu sesuai dengan rencana.
  • Bertanggung jawab pada manajeman produksi agar barang persediaan barang tetap terjaga.
  • Bertanggung jawab pada semua alat produksi agar selalu prima dan fasilitas produksi dapat maskimal dan berjalan lancar.
  • Melaporkan kegiatan dalam bagian produksi secara berkala.
  • Memastikan perkembangan dan skill karyawanya dan bertanggung jawab atas apa yang terjadi di dalamnya.
  • Memberikan sanksi yang sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan oleh karyawan.
  • Berinovasi dalam mengembangkan produksi.

Penjabaran di atas merupakan jabaran tugas secara umum yang dilakukan oleh manajer produksi. Tugas tersebut supaya produk yang dihasilkan tetap memiliki kualitas.

Sehingga produk yang dihasilkan mampu bersaing, dan laku di pasaran. Maka dari itu jumlah produk yang dihasilkan harus dihitung dengan perhitungan yang terencana.

Kewajiban

Manajer produksi harus memastikan jika sebuah produk yang akan dijual di pasaran memiliki kualitas yang bagus.

Berikut adalah jabaran bagaimana kewajiban manajer produksi agar target perusahaan dapat tercapai:

  • Memberikan penilaian, nasehat dan saran terhadap karyawan bawahanya.
  • Selalu meciptaakan inovasi baru terhadap semua kegiatan produksi.
  • Melaporkan dan memberikan nasehat kepada perusahaan dalam hal produksi.
  • Berkoordinasi kepada seluruh bagian yang berkaitan dengan kegiatan produksi.

Manajer Produksi harus merencanaan jumlah produk yang diproduksi dengan baik. Seorang Manajer produksi juga bertanggung jawab atas seluruh kegiatan yang ada dalam aktivitas produksi.

Gaji dan Tunjangan Manajer Produksi

Gaji seorang manajer produksi rata – rata Rp. 6.700.000 dalam setiap bulanya. Gaji yang diberikan pun sebanding dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban.

Namun jika seorang manajer produksi sudah berada dalam top level sebagai seorang manajer produksi, ia menerima gaji sebesar Rp. 11.000.000 hingga Rp 13.000.000.

Jumlah uang tersebut di luar tunjangan dari perusahaan seperti lembur, gaji ke 13 dan lain – lain.

Baca Juga: Tugas Manajer SDM

Syarat Umum Menjadi Manajer Produksi

Dalam sebuah perusahaan pasti miliki syarat – syarat yang harus dimiliki oleh calon manajer produksi. Hal tersebut agar sesuai dengan apa yang diinginkan oleh perusahaan, syarat itu meliputi:

Pendidikan/ Pengalaman

  • Pendidikan minimal S1
  • Memiliki pengalaman minimal 2 tahun sebagai manajer produksi atau koordinator produksi

Kemampuan

  • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
  • Memiliki jiwa kepemimpinan.
  • Mampu bekerja secara tim maupun individu.
  • Cekatan, trampil, inovatif dalam pengembanagan produksi.
  • Dapat bekerja cepat dan bisa menyelesaikan masalah yang terjadi pada bagian produksi.
  • Berwawasan Luas.
  • Berintegritas tinggi dan tegas dalam mengambil segala keputusan.
  • Memiliki kemampuan manajerial yang bagus, agar estimasi dan kuantiti produk dapat tercapai.

Hal – hal di atas adalah syarat umum yang harus dimiliki oleh calon manajer produksi. Tentunya menjadi seorang manajer produksi tidaklah mudah dan hanya berbekal ijazah dan nilai saja.

Teknik Manajemen Produksi

Untuk menjalankan sebuah perusahaan maka dibutuhkan manajemen dalam bidang produksi.

Inilah tugas dari manajer produksi sehingga proses produksi dapat berjalan lancar dan sesuai dengan anggaran serta target yang disusun untuk mendapatkan keuntungan yang sebanding.

Menjadi seorang manajer produksi harus siap mengahadapi segala hal yang berkaitan dengan kegiatan produksi. Dan bertanggung jawab akan produk yang dihasilkan. Agar target yang ditetapkan oleh perusahaan dapat tercapai.

Artikel Terkait