12 Tugas Supervisor, Gaji, & Kualifikasi yang Wajib Dimiliki

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Kamu tertarik memimpin sebuah tim? Simak uraian tugas, kewajiban, gaji dan persyaratan yang dibutuhkan untuk menjadi Supervisor.

Dalam struktur organisasi perusahaan, tugas supervisor terbilang cukup penting. Karena sebagai jembatan antara manajer dengan karyawan.

Posisi supervisor juga sebagai pengawas jalanya rencana yang sudah di buat oleh manajer.

Tugas yang diberikan kepada supervisor berbeda-beda dalam setiap perusahaan. Tugas tersebut disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Tugas supervisor dalam perusahaan dibagai menjadi beberapa bidang, seperti supervisor produksi, marketing, distribusi barang dan lain sebagainya.

Namun tugas supervisor terpenting adalah mengawasi kenierja karyawannya. Agar perkerjaan tersebut berjalan dengan lancar maka harus ada pengawasan.

Tugas Supervisor dan Tanggug Jawab

Tugas-tugas yang harus dijalankan oleh supervisor terbilang tidak mudah. Karena memiliki tanggung jawab jika terjadi hal – hal yang tidak sesuai dan harus melaporkan kepada manajer.

Tugas

  • Mengatur karyawann saat bekerja.
  • Menyampaikan kebijakan yang telah diberikan dari manajer diatasnya kepada karyawan dibawahnya.
  • Melaksanakan tugas lapangan secara langsung.
  • Menegakkaan aturan dan jobdesk yang berlaku.
  • Menjaga karyawan agar selalu disiplin.
  • Mengevaluasi dan melaporkan kinerja bawahan.
  • Menyampaikan usulan dari karyawan untuk manajemen.
  • Memecahkan masalah yang terjadi sehari-hari dengan karyawan.
  • Merancang strategi kinerja jangka pendek.
  • Membuat jadwal kerja karyawan di bawahnya.
  • Memberikan breafing atau arahan terhadap karyawan di bawahnya.
  • Membuat rencana kerja harian, mingguan, dan bulanan.

Tanggung Jawab

  • Sebagai penanggung jawab karyawannya.
  • Memberikan penghargaan pada karyawaan yang dinilai baik dan berprestasi dalam bekerja.
  • Memberikan usulan sebuah promosi naik jabatan bagi karyawan bawahanya yang berprestasi.
  • Membuat perencanaan kerja perusahaan.
  • Terus meberikan dorongan dan motifasi kerja kepada karyawan agar berjalan lancar.
  • Melakukan pengontrolan terhadap kegiatan dalam satuan kerja karyawan agar tidak terjadi kesenjangan satu sama lain dan pekerjaan berjalan baik.
  • Menghukum keryawan yang melanggar aturan dan tidak disiplin.

Seorang supervisior harus bisa mengayomi terhadap karyawan di bawahnya.

Supervisor pun merupakan orang pertama yang menghadapi keluh kesah dari karyawan.

Baca Juga: Tugas Manajer Operasional

Gaji dan Tunjangan Supervisor

Perihal gaji yang didapat setiap supervisor berbeda – beda tergantung dimana menjabat sebagai supervisor. Selain itu juga dipengaruhi oleh pengalaman kerja yang ada.

  • Supervisor Toko atau minimarket Rp 5.000.000,00/ bulan.
  • Supervisor perhotelan Rp 3.000.000,00- Rp 7.000.000,00/ bulan.
  • Supervisor perusahaan Rp 12.000.000,00/ bulan.

Gaji yang diperoleh supervisor tersebut terlepas dari tunjangan atau bisa dibilang gaji pokoknya saja. Biasanya gaji tersebut akan membesar nilainya seiring dengan bonus dan tunjangan lain yang didapat.

Syarat Umum Menjadi Supervisor

Sebenarnya untuk menjadi supervisor tidak terlalu membutuhkan syarat yang spesifik. Karena sebuah perusahan pasti memiliki standar yang berbeda.

Namun biasanya dari segi administrasi perusahaan akan memberikan persyaratan sebagai berikut:

Pendidikan / Pengalaman

  • Pria atau Wanita Usia Maksimal 30 tahun.
  • Lulusan SMA sederajat.
  • Memiliki jiwa kepemimpinan.
  • Berpenampilan menarik.
  • Menguasai Komputer.
  • Memiliki komunikasi yang baik secara vertikal maupun horizontal.

Selayaknya semua perusahaan yang ingin merekrut karyawan pasti memiliki standar yang ditetapkan. Namun dalam penentuan standar yang diterapkan pastinya akan berbeda – beda pada setiap perusahaan.

Skill atau Kemampuan

Setidaknya jika ingin menjad supervisior harus memiliki beberapa skill yang menunjang kinerja. Dalam bidangnya supervisior harus bisa megatasi segala masalah yang terjadi dilapangan.

Beberapa contoh skill atau kemampuan menjadi seorang supervisior:

  • Skill Of Leadership (Kepemimpinan)
  • Motivator
  • Human relation
  • Administrasi personal
  • Evaluation

Dengan memiliki ketrampilan paling tidak seperti di atas. Menjadi seorang supervisor akan selalu bisa menjalankan dan mengontrol pekerjaan yang dikerjakan bawahanya.

Pelatihan Menjadi Supervisor

Selain itu sepervisor juga menjadi perantara antara karyawan dengan manajemen. Setiap harinya melakukan pengawasan terhadap kinerja dan kedisiplinan karyawan.

Tidaklah mengherankan jika Supervisor mendapatkan gaji yang besar setiap bulanya. Namun untuk menjadi seorang supervisor harus bisa mengenali anak buah serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi.

Jika terjadi permasalahan pada perusahaan dan karyawan maka supervisor orang pertama yang harus menengahi.

Bisa dibilang supervisior merupakan posisi yang cukup penting. Terlihat dari pekerjaan yang dipundaknya untuk mengawasi jalannya pekerjaan berjalan lancar.

Apakah Anda tertarik untuk menjadi seoarang supervisor? Yuk latih jiwa kepemimpinanmu.

Tugas Supervisor

Artikel Terkait