10 Tugas Social Media Marketing, Kualifikasi & Gajinya

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Punya bakat di dunia marketing online? Simak tugas social media marketing, kewajiban, persyaratan, gaji serta tunjangan yang didapatkan.

Abad ke 21 ini adalah era digital dimana semua aspek kehidupan bisa diintegrasikan dengan internet. Contohnya saja perkembangan social media yang sangat marak digunakan.

Selain sebagai sarana komunikasi ternyata social media mampu digunakan untuk perdagangan. Hal tersebut mengharuskan penguasaan dalam bidang digital marketing.

Sebenarnya tugas social media marketing adalah memasarkam produk dan jasa melalui media sosial atau sosmed.

Definisi Social Media Marketing

Social media marketing merupakan penggunan social media atau sosmed untuk memasarkan produk ataupun jasa.

Social media marketing adalah satu dari bagian digital marketing. Dimana target pasaran kamu adalah pengguna platform sosmed.

Di Indonesia ada 96 juta akun sosial media yang aktif. Sosmed tersebut tidak hanya digunakan untuk sarana mengupload gambar dan kegiatan sehari-hari mereka.

Banyak akun sosmed yang digunakan untuk berbisnis. Bisnis tersebut mulai dari skala kecil, menengah hingga besar.

Social media yang bisa digunakan untuk tujuan tersebut adalah Facebook, Instagram atau YouTube.

Keuntungan Social Media Marketing

Banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan melalui penggunaan sosmed untuk berdagang.

  1. Lapak promosi lebih murah.
  2. Memperlus cakupan promosi.
  3. Meningkatkan lalu lintas dari akun sosmed dan website yang dimiliki.
  4. Memiliki fleksibilitas dalam menjalankan iklan berbayar atau paid advertising.
  5. Mudah mengganti konten atau gambar yang berisi produk dan jasa yang ditawarkan setiap hari.
  6. Menampung keluh kesah dari pelanggan dengan mudah dan cepat mendapatkan respon.

Jadi penggunaan sosmed dalam pemasaran bisa meningkatkan pelanggan dengan cepat dan mudah.

Tugas Social Media Marketing

Mungkim sebagian orang berfikir tugas social media marketing hanya sebatas mengupload gambar-gambar saja.

Tugas

  1. Melakukan riset tentang materi yang ingin diunggah agar konten tersebut sesuai dengan tren terbaru.
  2. Memperbarui informasi untuk mendapatkan tren terbaru.
  3. Membentuk koneksi dengan calon pelanggan.
  4. Secara berkala mengecek dan memperbaharui konten.
  5. Mengelola konten pada akun sosmed.
  6. Merencanakan dan mendesain konten yang menarik.
  7. Membuat jadwal penayangan konten dengan baik.
  8. Membuat laporan rutin tentang barang keluar atau yang terjual.
  9. Merancang strategi pemasaran.
  10. Aktif menjalankan campaign yang ada pada sosmed.

Kewajiban

  1. Membangun hubungan yang baik kepada pengguna media sosial dan pelanggan.
  2. Memperbarui isi sosmed yang digunakan untuk memasarkan produk dan jasa.
  3. Membalas chat yang diterima dari calon pelanggan dengan ramah.
  4. Menanggapi keluhan dan saran dari calon pelanggan dan pelanggan.
  5. Memahami dengan baik produk dan jasa yang akan ditawarkan.
  6. Menguasai pengguna berbagai jenis sosmed.
  7. Menjaga keaaman akun sosmed dari pornografi dan SARA.
  8. Memahami perilaku penggunan sosmed. Hal ini dilakukan untuk mengetahui target pasaran yang ingin ditargetkan.

Jadi pekerjaan social media marketing ini tidak hanya sembarang mengunggah konten saja. Sebelum mengunggah konten harus mengetahui situasi dan kondisi serta tren yang berlaku.

Gaji Social Media Marketing

Social media marketing hanya bekerja secara online. Namun penghasilan yang didapatkan bisa sangat besar.

Penghasilan tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari deskripsi pekerjaan dan skala perusahaan.

  • Social media marketing perusahaan menengah Rp 2.500.000/ bulan.
  • Social Media Marketing perusahaan besar Rp 4.000.000- Rp 6.000.000/ bulan.
  • Social Media Marketing perusahaan nasional Rp 6.000.000- Rp 10.000.000/ bulan.

Elemen Penting Penggunaan Social Media Dalam Marketing

Peran social media dalam pemasaran adalah menghubungkan kamu dengan pelanggan secara langsung. Berikut adalah elemen penting yang harus kamu persiapkan.

Mengetahui Tujuan Bisnis

Tujuan bisnis dari setiap pemilik brand bisa berbeda-beda. Tujuan pertama hanya untuk meningkatkan kesadaran brand.

Lalu untuk mempertahankan jumlah pelanggan. Atau bisa juga mengurangi biaya pemasaran.

Menetapkan Tujuan Pemasaran

Kamu harus memiliki parameter dalam target pemasaranmu. Hal tersebut untuk mengukur seberapa sukses kamu meraih tujuan bisnismu.

Jika hanya ingin meningkatkan pemasaran, maka kamu bisa berpatokan pada jumlah pengikut sosmed.

Jika ingin meningkatkan penjualan, maka jumlah penjualan dan pemsukan harus naik.

Mengidentifikasi Pelanggan Yang Ideal

Kamu harus bisa menargetkan calon pelanggan yang tepat. Hal tersebut bisa dari riset yang dilakukan terlebih dahulu.

Kamu harus tahu data calon pelanggan mulai dari usia, jenis kelamin, pekerjaan hingga hobi.

Jika pengikut dalam sosmedmu tepat, maka kamu bisa meningkatkan penjualan.

Melakukan Riset Pada Kompetiror

Jangan hanya berfokus pada pemasaran secara online saja.

Kamu harus tau aktivitas dari kompetitor bisnismu. Ambil keuntungan dari strategi yang mereka jalankan.

Dan juga interaksi dengan pengikut sosmed mereka juga harus kamu perhatikan.

Memilih Platform Social Media Yang Tepat

Kamu harus tau sosial media mana yang bisa memberikan hasil yang paling maksimal.

Kamu harus tau dulu calon pelangganmu banyak menghabiskan waktu mereka di mana.

Strategi yang kamu gunakan pun bisa berbeda. Hal itu tergantung dari saluran sosial media yang akan kamu gunakan.

Baca Juga: Tugas Manajer Keuangan

Strategi Pemasaran Melalui Social Media

Media sosial kini tidak hanya menjadi media berkomunikasi. Banyak media sosial yang digunakan untuk promosi dengan strategi seperti berikut ini:

  • Membangun kredibilitas. Untuk mempromosikan produkmu, kamu tidak perlu memiliki banyak follower. Cukup follow orang-orang yang sesuai dengan target pasaranmu.
  • Membangun jaringan kepada orang-orang yang memiliki potensi.
  • Mengembangkan konten agar tetap relevan dengan tujuan konten.
  • Membuat konten yang memiliki nilai lebih atau pengetahuan.
  • Membuat konten dengan gambar yang menarik dan mendidik.
  • Membuat hashtag pada konten sehingga kamu bisa mendeteksi interaksimu dengan pelanggan-pelangganmu.
  • Bergabung dengan komunitas-komunitas online.
  • Berkomunikasi dengan membalas chat-chat yang masuk dengan ramah dan interaktif.
  • Fokus pada beberapa platform, jangan sampai memiliki banyak platform.

Syarat Umum Menjadi Social Media Marketing

Untuk menjadi Social Media Marketing kamu tidak hanya pintar berdagang saja namun menggunakan sosmed aktif.

Berikut adalah kualifikasi untuk bekerja memasarkan produk dan jasa secara online.

Pendidikan Dan Pengalaman

  • Pendidikan minimal D3 jurusan sastra/ ilmu komunikasi/ marketing / dan lain-lain.
  • Memiliki pengalaman minimal 1 tahun untuk posisi yang sama.

Kemampuan Atau Skill

  • Mampu menguasai wordpress.
  • Bisa membuat artikel yang berisi kata-kata, grafis maupun gambar.
  • Memahami pengguna sosmed.
  • Memahami digital marketing.
  • Bisa melakukan komunikasi secara lisan dan tertulis dengan baik.
  • Bisa berbahasa asing terutama Bahasa Inggris.
  • Bisa mengoperasikan photoshop, fotografi maupuj video editing.
  • Mampu menguasai copy writing.
  • Mampu menyelenggarakan marketing event dan campaign.
  • Bisa bekerjasama dengan perusahaan advertising.
  • Memiliki tingkat kesabaran yang tinggi. Karena social media marketing beruhubungan dengan banyak orang.

Tips Melakukan Promosi Melalui Social Media Marketing

Untuk memasarkan produk atau jasa, kamu harus bisa menganalisa perilaku penggunan sosmed agar tepat dalam memasarkan produk. Itulah mengapa gaji yang didapatkan juga besar.

Peran social media di Indonesia kini sangat vital. Peran ini bisa menentukan kelangsungan hidup dunia bisnis.

Kamu bisa membangaun brand atau merk dan mengembangkan bisnismu.

Hal ini karena masyarakat sedang aktif-aktifnya menggunakan internet dan media sosial.

Apakah kamu tertarik dengan strategi pemasaran online ini? Di jamin tugas social media marketing tidak membuat jempolmu keriting.

Artikel Terkait