Gaji & Hak

5 Cara Menolak Tawaran Lembur Kerja yang Sopan 

Anggi Novita Sari Diterbitkan 09:00 3 menit membaca
Cara Menolak Tawaran Lembur Kerja yang Sopan 
Ukuran Teks:

Tugaskaryawan.com – Berbicara soal lembur rasanya menjadi satu hal yang sering melekat pada banyak pegawai. Lembur artinya menghabiskan waktu bekerja sampai larut malam atau sampai pagi kembali. Metode seperti ini seringkali dianggap tidak efektif, tapi tetap saja dilakukan dan kemudian menjadi suatu tradisi atau kebiasaan tersendiri. 

Bahkan di beberapa perusahaan justru lembur biasanya menjadi penawaran tersendiri, sebab biasanya disediakan honor tambahan untuk jadwal tersebut. Kamu jelas mempunyai banyak pertimbangan dan pilihan tersendiri apabila memang ingin menolak dalam melakukan lembur. Namun, kamu bisa menolaknya dengan beberapa cara di bawah ini. 

Cara Menolak Tawaran Lembur Kerja yang Sopan 

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menolak tawaran lembur kerja dari atasan: 

1. Mengetahui Batasan Dirimu 

Hal pertama yang harus kamu ketahui adalah batasan dirimu sendiri. Manusia sebagai manusia biasa tentu mempunyai batasan mengenai kemampuan konsentrasi hingga fisik. Melakukan lembur dalam kurun waktu berulang jelas akan mempengaruhi dua hal tersebut secara signifikan. 

Dengan mengetahui batasanmu, maka kamu akan menemukan jawaban yang tepat untuk menolak atau menerima tawaran lembur. Tentu kamu yang bisa memperkirakannya sendiri, sehingga tidak ada alasan untuk memaksakan. 

2. Berusaha Menyelesaikan Pekerjaan Tepat Waktu 

Ada beberapa alasan lain kenapa pegawai bisa melakukan lembur dan salah satunya karena bobot pekerjaan. Seringkali banyak pegawai yang kurang handal di dalam menentukan porsi dan durasi kerja, sehingga banyak pekerjaan yang terbengkalai. Mau tidak mau, maka terpaksa harus melakukan lembur. 

Untuk mencegah hal semacam ini, maka penting untuk berusaha menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu. Hal ini bisa didapatkan dengan cara berusaha membuat perencanaan kerja yang matang, sehingga semua hal bisa terselesaikan dengan baik. 

3. Menolak Tawaran dengan Sopan 

Kamu mungkin akan merasa tidak nyaman jika harus melakukan lembur dan tentu kamu mempunyai hak untuk menolak perihal tersebut. Meski demikian, tolaklah tawaran tersebut dengan cara yang tepat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. 

Salah satunya adalah dengan memperhatikan unsur kesopanan yang diberikan. Selain itu, pilih tata kalimat yang baik supaya tidak menyakiti hati dari lawan bicaramu. Hal tersebut semestinya tidak menjadi masalah ketika kamu melakukannya dengan tepat. 

4. Memberi Rekomendasi Pada Orang Lain 

Tawaran lembur memang sering menjadi satu hal yang sering dicari sebagian orang, sebab menawarkan tambahan honornya tersendiri. Hal ini bisa menjadi salah satu cara dalam menolaknya dengan bijak dan tepat. 

Alih-alih menolak mentah-mentah, kamu bisa memberikan penawaran tersebut kepada orang lain yang menginginkannya. Merekomendasikan orang lain untuk melakukan lembur bisa secara otomatis mengamankan dari penawaran yang memang tidak kamu inginkan. 

5. Memberi Alasan yang Logis dan Bisa Diterima 

Memang semestinya tidak ada paksaan dalam menawarkan lembur kepada para karyawannya. Dalam hal ini tentu sah-sah saja apabila kamu menolak hal tersebut karena beberapa alasan. Namun, kamu tentu harus menyertakan alasan tersebut. 

Sebaiknya berikan alasan yang terkesan logis dan memang bisa diterima. Jangan sampai membicarakan hal buruk perihal lembur, apalagi dengan kalimat yang arogan. Hal tersebut hanya akan membuatmu terlihat tidak baik. 

Menolak lembur bisa menjadi hak setiap karyawan, tapi dengan penolakan yang tepat. Jangan sampai kamu menggunakan cara yang salah dan kemudian memberikan boomerang terhadap kamu sendiri. Hindari hal semacam itu, ya! 

Tinggalkan komentar