Bagian Isi yang Wajib Ada Pada CV Lamaran Kerja

Banyak sekali contoh CV yang beredar di Google, tapi apakah benar contoh-contoh tersebut sesuai dengan yang terjadi pada kamu? Artikel singkat ini akan menjelaskan isi CV yang bakal kamu gunakan saat mengajukan lamaran kerja.

Tidak bagian punya peran, tapi terkadang untuk bidang pekerjaan tertentu ada bagian isi yang tidak perlu tersampaikan dalam CV. Sebelum itu mari mulai dengan pengenalan CV.

Apa itu CV?

CV atau curriculum vitae adalah daftar riwayat hidup yang dapat ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa lainnya sesuai kebutuhan.

Dokumen ini sangat penting, setelah lolos dari pengecekan surat lamaran kerja HRD langsung tertuju pada file unik nan cantik ini.

Setiap kaidah penyusunan kata mesti terikat dengan aturan bahasa Indonesia. Selain itu, tentu CV dibuat dengan dukungan aspek-aspek yang menunjang peningkatan kualitas CV di mata HRD.

Berikut Ini Panduan Isi CV & Penjelasannya

CV yang baik menyajikan informasi pelamar dengan selengkap-lengkapnya.

Tapi, lengkap saja belum cukup.

Setiap informasi juga harus kamu sajikan dengan cara yang baik dan menarik. Kamu harus sadar, bahwa ketika mengirimkan CV, kamu bersaing dengan puluhan, ratusan, atau bahkan ribuan orang yang juga punya harapan sama.

Maka dari itu, kamu perlu mengetahui cara penulisan yang benar. Berikut bagian isi CV yang harusnya ada pada dokumen lamaran kerjamu.

1. Data Pribadi

Data pribadi adalah informasi mengenai hal-hal mendasar yang melekat pada diri pelamar. Mulai dari nama lengkap, tempat tanggal lahir, alamat, kontak aktif.

Berikut ini panduan penulisan data pribadi yang benar sesuai bahasa IndonesiaL

Nama lengkap

Ketika menulis nama, pastikan ejaannya sama dengan yang tercantum pada KTP. Selain itu, setiap huruf awal dalam unsur namamu, harus diawali dengan huruf kapital. Andaikata kamu punya gelar, tuliskan juga sesuai pedoman singkatan huruf dalam bahasa Indonesia.

Berikut contoh nama lengkap yang benar:

  • La Ode Andrianto
  • Gunawan Dwi Wahyono, S.Pd.
  • Muhammad Shiddiq, S.Pd.,M.Pd.
  • Dr. Jajang Surajang, S.E,.M.H.
  • H. Rohim Surohim

2. Tempat dan Tanggal Lahir

Dalam penulisan tempat dan tanggal lahir juga ada aturan penulisan yang mengikat. Dua aturan penulisan yang sering terabaikan adalah penulisan nama tempat dan tanda baca pemisah antara tempat dan tanggal.

Baca Juga:  Fungsi NPWP Apakah Hanya Untuk Administrasi? Selengkapnya

Gunakan huruf kapital untuk mengawali nama tempat menggunakan tanda koma (,) atau garis miring (/) sebagai pemisah antara tempat dan tanggal. Keduanya bergantung pada pada penulisan isian tempat dan tanggal lahir.

Ada yang menggunakan bentuk ‘tempat,tanggal lahir:’ dan ada juga ‘tempat/tanggal lahir’.

Inilah kaidah penulisan yang benar.

Berikut contohnya yang bisa kamu tiru:

  • Bandung, 11 Agustus 2000
  • Jakarta, 7 Mei 2002
  • Surabaya/10 Agustus 1990

3. Alamat

Penulisan alamat  juga ada panduannya tersendiri. Urutan tempat yang lengkap dan benar tertulis mulai dari nama jalan, nomor rumah, RT/RW, desa/kelurahan, kecamatan, dan kota/kabupaten asal.

Cara penulisannya juga pastikan harus benar. Hal yang wajib menjadi catatan, gunakan huruf kapital untuk mengawali setiap nama tempat.

Berikut contoh yang benar:

  • Jl. Mekar Saluyu No.33, RT07/RW09, Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta
  • Jl. Cicabe No.9, RT.09/RW02, Kel. Rancabango, Kec. Darangdan, Kab. Cirebon

4. Kontak yang bisa dihubungi

Bagian yang satu ini jangan sampai terlewat. Dari informasi kontak lah perusahaan nanti akan menghubungimu jika kamu dipandang cocok dengan kriteria.

Kontak ini meliputi nomor HP/telepon dan alamat email aktif. Belakangan, banyak perusahaan juga sangat antusias jika pelamar melampirkan alamat sosial medianya.

Penulisan kontakna relatif sederhana. Tak banyak aturan yang perlu kamu perhatikan.

Berikut contohnya:

  • 08959732557 (Nomor kontak)
  • Chokysudirmandiraja@gmail.com (Alamat email)
  • Andre Rusadi (facebook.com/andre.rusadi93) (Alamat facebook/sosial media)

5. Riwayat Pendidikan

Contoh CV yang baik perlu menyajikan informasi mengenai riwayat pendidikan dengan lengkap dan benar.

Ada beberapa unsur yang harus tersampaikan pada bagian ini, berikut:

  • Nama sekolah
  • Nama jurusan dan kampus (Jika kamu kuliah)
  • Tahun belajar (Mulai masuk hingga lulus/tahun lulus)

Seringkali, ada pelamar yang hanya menuliskan nama lembaga tempatnya belajar. Padahal, data mengenai tahun belajar dapat menjadi pertimbangan HRD.

Berikut contoh penulisan yang bisa kamu tiru:

  • SDN 3 Bojong (2007-2010)
  • SMPIT Al-Manar (2010-2012)
  • SMAN 2 Purwakarta (2012-2015)
  • S1 Teknik Elektro ITB (2015-2019)

Bisa juga dengan semacam ini:

  • SDIT Miftahul Akhyar (Lulus tahun 2005)
  • SMPN 3 Manado (Lulus tahun 2009)

Hal yang terpenting, data tahun belajarnya tercantum.

6. Riwayat Pelatihan

Jika riwayat pendidikan kurang mentereng, contoh CV fresh graduate bisa menyajikan pengalaman pelatihan yang memadai. Bagian ini mungkin akan membantu recruiter mempertimbangkanmu.

Pelatihan ini meliputi kegiatan belajar yang kamu lakukan di luar lembaga pendidikan formal. Entah itu kursus, seminar, workshop, dan berbagai kegiatan yang membuatmu mendapatkan sertifikat.

Baca Juga:  Contoh Soal Jurnal Umum Perusahaan Dagang dan Jasa + Jawabannya

Kamu bisa menuliskannya judul pelatihan, lembaga penyelenggara, berikut tahun pelaksanaannya.

Contoh penulisannya seperti ini:

  • Peserta Seminar Parenting Millenial BKKBN (2017)
  • Anggota Workshop Extreme Funneling Billionaire Coach (2020)
  • Peserta Kursus Apoteker Terampil Dinas Kesehatan Kota Bandung (2020)

Jangan lupa, dokumen-dokumen yang membuktikan bahwa kamu pernah mengikuti berbagai pelatihan, susun yang rapi dalam lampiran ya.

7. Pengalaman Kerja

Contoh CV menarik juga akan mendapatkan nilai tambah jika menyajikan data tentang pengalaman kerja yang lengkap dan relevan.

Tolong dicatat poin yang kedua: relevan.

Jadi, kamu tidak perlu menuliskan pengalaman kerja yang tak ada hubungannya sama sekali dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar.

Maka, apabila yang kamu melamar di bidang accounting, tuliskanlah pengalaman yang berhubungan dengan accounting. Kamu tak perlu menjelaskan bahwa kamu pernah jadi guru bahasa atau abang ojek online.

Selain menuliskan nama jabatan pekerjaan dan perusahaan, jangan lupa tuliskan juga tahun kamu aktif bekerja.

Contohnya begini:

  • Kasir di Abangmart (2017-2018)
  • Staff Keuangan di PT Sari Raos (2018-2019)
  • Manajer Keuangan di PT Mencari Cinta Biasa (2019-2020)

8. Pengalaman Organisasi

Contoh CV sederhana kadang luput menyajikan data ini. Padahal, menunjukan pengalaman organisasi bisa menjadi nilai tambah pelamar kerja.

Ketika HRD tahu kamu aktif dalam organisasi kemasyarakatan yang sifatnya sukarela, maka HRD berpikir kamu seperti berikut:

  • Peduli sekitar
  • Terbiasa bekerja dalam tim
  • Senang membantu

Namun apabila organisasi yang kamu pernah geluti pernah bermasalah, ada baiknya kamu tak perlu cantumkan. Tulis saja pengalaman organisasi yang tidak ada catatan buruk dan lebih bagus lagi jika relevan dengan bidang pekerjaan.

Poin yang perlu kamu tuliskan pada bagian ini ada tiga. Yakni posisimu di organisasi, nama organisasi, serta tahun aktif dalam organisasi.

Berikut contoh penulisannya:

  • Anggota di OSIS SMAN 7 Bandung (2015-2016)
  • Ketua di MPK SMAN 7 Bandung (2016-2017)
  • Staff Bidang Humas di BEM Universitas Pakuan Bogor (2018-2020)

9.Prestasi yang relevan

Contoh CV simple akan tampak luar biasa jika menuliskan data-data tentang prestasi yang pernah tercapai. Bila kamu punya jejak prestasi yang membanggakan, bisa juga cantumkan dalam CV.

Hanya saja, pastikan prestasinya nyambung dengan posisi kerja yang kamu tuju. Kamu tak perlu menuliskan pengalaman juara lomba balap kerupuk saat Hari Kemerdekaan jika posisi yang dilamar adalah IT Support.

Beda halnya jika kamu punya riwayat juara 1 lomba membuat desain website kreatif. Jejak itu akan sangat bermanfaat apabila tercantum dalam cv.

Baca Juga:  10 Dokumen Lamaran Pekerjaan yang Wajib Dipersiapkan

Berikut contoh penulisannya:

  • Prestasi 1 Lomba Karya Ilmiah Remaja LIPI (2013)
  • Juara 3 Lomba Desain Logo Kementerian Komunikasi dan Informasi (2020)
  • Juara 2 Lomba Puisi MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Rembang (2015)

10. Referensi

Salah satu poin yang sering luput untuk dituliskan pelamar adalah referensi.

Poin referensi ini berisi nama perusahaan, alamat, serta nomor kontak orang yang bisa dihubungi sebagai pembanding untuk menilai CV yang kamu buat.

Kamu bisa mencantumkan data mantan atasanmu, mantan rekan kerjamu, atau teman dekatmu yang bisa dihubungi HRD. Poin ini memang sifatnya opsional saja, namun bila bisa tercantum pada cv, bisa jadi akan memberikan poin plus.

Cara penulisannya sebagai berikut:

CV Agus Bagus

Agust Suprapto

0889537725

agusbagus@gmail.com

11. Bagian-bagian tambahan

Contoh CV kreatif yang dibuat oleh pelamar kerja kekinian, kerapkali menambahkan poin-poin tambahan.

Beberapa poin tambahan yang dimaksud adalah:

  • Penilaian pribadi terhadap skill yang dimiliki
  • Deskripsi singkat tentang gambaran umum diri
  • Hobi

Ketiganya masih di tingkat diperdebatkan tingkat urgensinya untuk dicantumkan dalam CV. Namun jika ruang kosong dalam lembar CV milikmu masih luas, kamu bisa saja pertimbangkan untuk menuliskannya.

Contoh skill yang bisa dicantumkan:

  • Video editing
  • Fotografi
  • Mengetik 10 jari

Untuk menambah keyakinan recruiter, skill-skill yang kamu klaim sebaiknya dibuktikan dengan lampiran sertifikat atau portofolio yang mantap. Jika tidak, kamu bisa jadi dianggap ngaku-ngaku atau omong doang.

Contoh tentang saya di CV (deskripsi pribadi):

Saya adalah seorang sarjana komunikasi yang supel, mudah bergaul, dan senang bekerja dalam tim. Sejak lulus kuliah, saya selalu bekerja dibidang yang linear dengan latar belakang pendidikan. Komitmen dan minat saya sangatlah tinggi terhadap dunia komunikasi

Sebagai catatan, deskripsi harus dibuat dengan jujur. HRD mungkin akan menganggapmu pembual jika pada tahap wawancara apa yang kamu deskripsikan tak sesuai dengan kenyataan yang ia amati langsung. Pastinya impian kamu bekerja bisa pupus seketika.

Contoh hobi yang bisa dituliskan:

  • Membaca
  • Menulis
  • Travelling
  • Hiking

Pastikan hobi yang kamu tulis adalah hobi yang positif dan berhubungan dengan posisi yang kamu lamar. Jangan ungkapkan hobimu yang buruk seperti ngupil di tempat umum atau tidur saat sedang menyimak khotbah agama.

Demikian artikel tentang isi CV yang wajib tercantum pada saat melamar kerja.

Mungkin Anda perlu juga informasi berikut:

Editor : Sri Mulyani

Share:

Tinggalkan komentar