Tes Psikotes Wartegg : Pengertian, Sejarah, Tujuan, Cara Menjawabnya

Kamu mungkin sudah tahu, tes psikotes wartegg akan menjadi salah satu bentuk tes yang kamu hadapi. Tapi, sudahkah kamu tahu seluk beluk tentang tes ini?

Apa dan bagaimana tes wartegg dan penjelasannya? Bagaimana pula cara menjawabnya dengan baik dan benar? Apakah ketika mengerjakannya dilakukan sambil makan menu warung tegal?

Supaya nggak penasaran, baca artikel ini sampai habis yuk!

Pengertian tes psikotes wartegg

Tes wartegg adalah bentuk tes psikologi yang meminta peserta tes untuk melengkapi beberapa gambar dalam deretan kotak yang disajikan. Gambar yang dimaksud umumnya berupa pola titik dan garis. Orang-orang kerap menyebutnya drawing completion test (tes melengkapi gambar)

Biasanya, gambar-gambar ini terdapat pada delapan buah kotak. Dalam pengerjaannya, peserta tes dibatasi oleh waktu tertentu. Setiap proses pengerjaannya diamati oleh penguji untuk menyimpulkan karakter-karakter tertentu yang melekat pada diri peserta tes.

Sejarah tes wartegg

Tes yang terkategori tes psikotes wartegg gambar ini bisa dibilang sudah relatif tua. Dikembangkan sejak sekitar tahun 1920 hingga 1930-an.

Penemunya adalah seorang psikolog Jerman bernama Ehrig Wartegg. Nama asli dari tes ini adalah WZT (Wartegg Zeichen Test) dan dimuat secara jelas dalam buku berbahasa Jerman berjudul Gestaltung und Character.

Meskipun pada hakikatnya, tes ini hanya berupa pengembangan dari tes lainnya yang bernama tes phantasia dengan perumus dari Universitas Leipzig. Dua orang akademisi bernama F.Sander serta I.Krueger.

Tujuan tes wartegg

Pertanyaan, mengapa tes semacam ini kerap dijadikan pilihan oleh perusahaan atau instansi negara ketika menyaring para pelamar kerja?

Pada intinya, tes ini ingin mengungkapkan kepribadian manusia dengan memandangnya dari empat aspek.

  • Emosi
  • Imajinasi
  • Intelektual
  • Aktivitas

Atas dasar itulah tes ini dibuat dan diujikan kepada banyak orang. Mengingat efektifitasnya yang masih tinggi, tes ini sampai hari ini masih sering dipakai.

Baca Juga:  FMCG Adalah Tempat Kerja Menarik, Ini Penjelasan Lengkapnya!

Jadi, yang akan diukur adalah karakter-karakter pada dirimu. Perusahaan perlu tahu agar mereka tak kecolongan memasukan orang dengan karakter buruk. Bagaimanapun, skill mantap perlu ditunjang dengan sikap hebat.

Sebagai pelamar kerja yang akan dihadapkan kepada berbagai perusahaan berbeda, tentu kamu juga perlu menyiapkan hal ini.

Bentuk gambar dan maknanya

Lantas, bagaimana wujud dari gambar yang lazim disajikan kepada peserta tes? Coba kamu perhatikan gambar di bawah ini:

Itulah gambar yang akan kamu hadapi untuk dilengkapi menjadi gambar utuh. 

Delapan buah kotak tersusun dalam 2 baris vertikal dan 4 kolom horizontal. Setiap kotak berisi pola-pola yang mungkin kamu anggap aneh. 

Tapi, karena itu dibuat ilmuwan, kamu harus tahu bahwa setiap gambar yang dianggap janggal itu ada makna dan tujuannya. 

Agar kamu paham, mari kita bahas satu per-satu makna gambar dalam kotak soal. Urutan nomor dalam pembahasan ini diawali dari gambar pada posisi kiri atas sampai kanan atas (nomor 1-4) lalu kiri bawah sampai kanan bawah (5-8).

Gambar urutan 1

Kamu bisa saksikan isi kotak itu gambar titik kecil kan ya? Posisinya persis di tengah-tengah kotak.

Reaksimu terhadap gambar titik ini akan dinilai penguji untuk mengukur bagaimana karaktermu dalam melakukan penyesuaian diri. Terutama, terhadap lingkungan kerja baru yang mungkin akan memunculkan masalah-masalah baru.

Gambar urutan 2

Gambar garis dengan sedikit gelombang seperti cacing kepanasan ini juga ada maknanya lho!

Jadi, proses mengerjakan gambar ini akan memberi isyarat bagi penguji bagaimana fleksibilitas perasaan peserta tes. Seberapa mudah perasaanmu berubah-ubah? 

Gambar urutan 3

Gambar garis vertikal berjumlah 3 dengan tinggi berbeda juga perlu kamu lengkapi menjadi gambar.

Proses pengerjaan terhadap gambar ini akan membantu penguji untuk menilai rendah dan tingginya ambisi untuk menggapai kesuksesan. Apakah kamu orang ambisius atau malah minim visi hidup? Atau justru biasa-biasa saja?

Gambar urutan 4

Di ujung kanan atas, kamu akan menemukan kotak dengan bentuk persegi. Sama dengan yang lain, ini juga ada maknanya.

Penguji akan melihat sikapmu terhadap gambar ini untuk melihat caramu dalam melakukan problem solving (pemecahan masalah). Seberapa cakap kemampuanmu menghadapi persoalan yang dihadapi?

Baca Juga:  CTO Adalah Jabatan Impian, Kenali Karirnya untuk Mencapainya!

Gambar urutan 5

Gambar di bagian kiri bawah ini menyerupai palu atau huruf T terpisah garisnya dengan posisi agak miring. Coba kira-kira maksudnya apa?

Maksud gambar ini dibuat dan diujikan untuk mengetahui bagaimana kemampuan peserta tes dalam melakukan analisis serta menentukan cara bertindak. Di perusahaan, hal-hal tersebut punya pengaruh.

Gambar urutan 6

Satu garis vertikal pendek dan satu garis horizontal panjang menjadi gambar selanjutnya. Bentuknya yang tidak menyerupai apapun pasti membuatmu bingung.

Padahal, dibuatnya gambar ini juga ada maksudnya. Reaksi peserta terhadap gambar ini dianggap bisa menunjukan bagaimana cara analisis serta cara berpikirnya terhadap sesuatu. 

Gambar urutan 7

Pada kotak nomor 7, kamu dihadapkan lagi dengan pola titik. Kali ini, titiknya banyak dan membentuk garis lengkung.

Bagaimana caramu memperlakukan gambar ini nantinya mencerminkan karakter perasaanmu. Terutama, berkaitan dengan tingkat kestabilannya. Apakah kamu punya perasaan stabil layaknya orang dewasa atau masih labil layaknya bocil-bocil?

Gambar urutan 8

Gambar terakhir juga sama-sama berbentuk garis lengkung. Bedanya tersusun dari bentuk titik-titik yang jika dilihat-lihat jadi mirip bagian atas payung.

Kira-kira apa maksudnya? Gambar dalam kotak 8 ini punya maksud untuk menilai karakter peserta tes dalam mengarungi aktivitas sosialnya.

Cara menjawab tes wartegg

Lantas, bagaimana cara menjawab tes yang tampak membingungkan ini?

Sebenarnya, kamu tak perlu mencari tahu cara untuk mengerjakannya. Dengan menggambar jawaban secara apa adanya, penguji jadi tau karakter-karaktermu secara otentik. 

Soalnya, reaksi reflek dirimu saat mengerjakan soal ini adalah cerminan karakter yang terbangun dalam proses bertahun-tahun. Maka apabila karaktermu memang sudah bagus dari sananya, tanpa membaca kisi-kisi cara menjawabnya juga kemungkinan besar lolos kok.

Hanya saja, jika pun kamu mau tahu juga tak salah. Berikut beberapa cara belajar tes psikotes gambar wartegg agar kamu bisa lolos tes:

Pantangan dalam pengerjaan

  1. Jangan mulai menggambar dari kotak nomor 7 dan nomor 5. Kok begitu? Dengan memutuskan pilihan ini, biasanya kamu sebagai peserta akan dianggap orang dengan orientasi janggal. Terutama dalam urusan seksual.
  2. Jangan mengerjakan secara berurutan sebagaimana urutan gambar yang saya sajikan sebelumnya. Pilihan semacam itu akan membuatmu dianggap sebagai pribadi yang terlalu konservatif. Kuno, kaku, dan statis. 
  3. Jangan mengerjakan dengan terlalu acak. Pilihan ini juga salah karena akan membuatmu terlihat sebagai pribadi yang terlalu bebas di mata penguji. Kamu bisa-bisa dianggap pengacau dan orang tak hormat terhadap aturan.
  4. Jangan menggambar dengan menekan garisnya terlampau kuat. Cara menggambar semacam ini akan membuatmu dianggap pribadi kepala batu. Kamu bisa dianggap bebal, sulit dinasihati, atau mau menang sendiri.
Baca Juga:  Apa Itu Portofolio? Jenis, Fungsi, Contoh, dan Cara Membuatnya

Anjuran dalam pengerjaan

  1. Lakukan pengerjaan dengan proses kombinasi. Pada deretan kotak-kotak tertentu kamu bisa menjawabnya berurutan, namun ada bagian yang kamu buat terpisah. Contohnya kamu mulai dari kotak urutan 1 hingga 4, setelah itu 8 hingga 5 (urutan mundur)
  2. Sebaiknya gambarlah dengan gambar makhluk bernyawa untuk kotak urutan 1, 2, 7, serta 8. Bisa itu manusia, hewan, maupun tumbuhan (sesuai dengan kemampuanmu). Pilihan ini akan membuatmu dianggap memiliki karakter bagus untuk perusahaan.
  3. Sebaiknya gambarlah dengan gambar benda mati untuk kotak urutan sisanya. Kamu bisa menggambar rumah, tiang listrik, payung, dan berbagai benda semesta lainnya. Dengan menjawab seperti ini, kamu bisa memiliki kemungkinan lolos lebih tinggi.
  4. Sebaiknya kamu makan, minum, dan istirahat cukup sebelum mengerjakan. Jangan sampai kamu melamun apa lagi tidur, soalnya waktunya biasanya sangat terbatas. Hanya 30 menit.
  5. Wajib memulai semuanya dengan doa agar pekerjaanmu lancar dan senantiasa ada dalam naungan-Nya.

Pada intinya, faktor kelulusan utamamu adalah interpretasi tes wartegg yang kamu lakukan. Setiap prosesnya akan dinilai dan menjadi bahan pertimbangan kelulusan mu dalam tes ini.

Harus dicatat, panduan di atas juga tak selamanya baku. Mengingat sangat mungkin setiap perusahaan memiliki standar karakter yang berbeda untuk menilai kelayakan peserta tes.Baca juga:

Baca juga:

Jadi justru hal paling penting adalah membangun karakter-karakter positif secara natural. Biasakan dalam keseharian sejak sekarang. Jika itu yang kamu bangun, tes psikotes wartegg dan soal-soal lainnya pasti bisa mudah dijawab untuk meluluskanmu bekerja di perusahaan impian.

Share:

Tinggalkan komentar