Tugaskaryawan.com – Saat melamar pekerjaan, ada beberapa berkas lamaran kerja yang umum diminta oleh perusahaan, seperti CV, cover letter atau surat lamaran, baik surat lamaran tulis tangan atau email dan portofolio. Namun, diantara berkas-berkas tersebut, ada salah satu berkas yang bisa mempengaruhi lancarnya sebuah proses lamaran kerja. Berkas tersebut adalah surat rekomendasi kerja. Surat ini dinilai bisa menjadi nilai tambah bagi pelamar yang memilikinya. Bagi kamu yang ingin tahu lebih dalam mengenai surat rekomendasi kerja, yuk simak ulasan di bawah ini sampai dengan selesai.
Apa Itu Surat Referensi Kerja?
Dikutip dari The Balance Careers, surat referensi kerja merupakan surat yang menjelaskan kualifikasi dan keterampilan seseorang yang berhubungan dengan suatu pekerjaan. Surat ini ditulis berdasarkan kinerja atau prestasi yang pernah kamu lakukan di tempat kerja sebelumnya. Di samping itu, Surat referensi kerja umumnya berasal dari atasan, manajer atau kolaga. Mereka mendeskripsikan kualitas dan kemampuan yang membuat kamu cocok untuk pekerjaan tertentu.
Kamu yang berstatus sebagai pelamar, pekerjaan bisa meminta surat referensi kerja dari individu yang memenuhi syarat, seperti mantan atasan atau manajer, kemudian mengirimkannya kepada pemberi kerja atau tim recruiter. Selain bisa memberi dampak positif pada proses penerimaan kerja, dengan menggunakan surat ini kamu bisa mendapatkan berbagai manfaat lainnya, seperti membuat recruiter dan user menjadi lebih yakin atas kemampuanmu, membangun kredibilitas, lamaran kerjamu menjadi lebih mudah dievaluasi dan memberi nilai lebih dari pelamar lain.
Cara Minta Surat Referensi Kerja
Setelah paham dengan definisi dari surat referensi kerja, berikut adalah cara meminta surat referensi kerja atasanmu:
1. Menyiapkan Resume atau Portofolio
Dikutip dari Coursera, salah satu cara terbaik untuk bisa mendapatkan surat referensi kerja yang kuat adalah menyoroti pencapaian dan kemampuanmu. Salah satu caranya adalah dengan memberikan resume dan portofolio kepada orang yang akan menulis surat referensi untukmu. Dengan adanya resume atau bukti pencapaianmu, orang yang menuliskan surat tersebut bisa mengetahui apa saja poin-poin yang akan mereka tuliskan.
2. Memilih Orang yang Tepat
Penting bagi kamu untuk memilih orang yang tepat sebagai pihak yang memberikan referensi. Salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam memilih orang tersebut adalah seseorang yang mempunyai hubungan kerja positif denganmu dan bisa dengan serius mendiskusikan keterampilan dan kemampuanmu. Orang-orang ini bisa atasan, manajer, mentor atau senior di tempat kerjamu.
3. Menanyakan Kesediaan Orang Tersebut
Setelah menentukan orang yang dirasa tepat sebagai pemberi surat referensi, selanjutnya kamu harus menanyakan kesediaan mereka. Tidak menutup kemungkinan, bisa saja orang yang diharapkan menolak sehingga kamu harus menanyakan kesediaan mereka sebelum benar-benar mengajukan permintaan surat referensi kerja tersebut.
4. Mengirim Surat Resmi Permintaan Rekomendasi
Langkah berikutnya adalah mengirimkan surat atau email permintaan referensi secara resmi kepada orang tersebut. Dengan melakukan hal ini, kamu menunjukkan rasa hormat dan bisa menjadi pengingat bahwa kamu sangat membutuhkan surat referensi kerja tersebut. Selain itu, kamu juga bisa mencantumkan beberapa poin yang bisa memandu orang tersebut ketika menulis surat referensimu, seperti alasan spesifik rekomendasi, pencapaian dan kemampuan (soft skill dan hard skill).
5. Ucapan Terima Kasih
Hal ini tentu sangat berhubungan dengan etika. Setelah nantinya surat referensi kerja kamu dapatkan, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada orang tersebut. Sampaikan juga penghargaanmu atas dukungan mereka dengan surat terima kasih yang bisa dikirimkan melalui email.
Fungsi Surat Referensi Kerja
Surat ini dibutuhkan ketika seseorang mengikuti berbagai proses seleksi pekerjaan, baik itu magang, kerja freelance dan pekerjaan full time. Selain dalam dunia kerja, surat ini juga dibutuhkan di dunia akademis, misalnya seleksi perkuliahan hingga untuk beasiswa. Ada beberapa fungsi yang dimiliki oleh surat ini, yaitu:
- Menjelaskan keahlian, tanggung jawab, hingga karakter yang dimiliki seseorang selama masa kerjanya.
- Menjadi bukti bahwa seseorang benar-benar pernah bekerja di perusahaan tersebut.
- Memberikan kesan yang positif di mata recruiter.
- Untuk membantu HR dalam menilai kualitas dan latar belakang yang dimiliki kandidat.
- Sebagai gambaran etos kerja dan perilaku profesional dari pelamar kerja.
- Sebagai syarat administrasi di dalam proses rekrutmen.
- sebagai bukti bahwa pelamar kerja sudah mengundurkan diri secara baik-baik dari tempat kerja sebelumnya.
- Sebagai dokumen tertulis yang menjadi gambaran pengalaman kerja seseorang.
- Sebagai gambaran etos kerja dan perilaku profesional dari pelamar kerja.
Demikian penjelasan mengenai surat referensi kerja. Semoga dengan adanya penjelasan di atas bisa membantu kamu yang belum banyak tahu tentang surat keterangan tersebut, ya.